MANOKWARI, PAPUA BARAT — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Drs. Ali Baham Temongmere, MTP. menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap mama-mama Papua penjual noken yang terus menjaga budaya leluhur sekaligus mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat.
Kegiatan kunjungan berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 10.11 WIT, bertempat di Jalan Gunung Salju, Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Papua Barat Drs. Ali Baham Temongmere, MTP. bersama rombongan mengunjungi stand mama-mama penjual noken dan melihat langsung berbagai hasil karya yang dipasarkan, seperti noken, pinang, dan aksesoris khas Papua.
Sekda mengatakan, noken bukan hanya sebuah kerajinan tangan, tetapi merupakan bagian dari identitas dan warisan budaya Papua yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap mama-mama Papua yang menjaga budaya melalui karya mereka.
Noken harus terus dilestarikan dan dikembangkan agar memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Drs. Ali Baham Temongmere, MTP.
Menurutnya, penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya menjadi langkah penting untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal, khususnya mama-mama Papua yang selama ini mengandalkan hasil kerajinan sebagai sumber pendapatan.
Sekda Papua Barat juga berharap produk budaya Papua seperti noken dapat semakin dikenal luas melalui dukungan promosi dan pemasaran yang berkelanjutan.
Melalui perhatian pemerintah, noken diharapkan tetap menjadi kebanggaan budaya Papua sekaligus menjadi kekuatan ekonomi kreatif masyarakat.
Penulis Domianus Lokobal

















