Garudapost.id
TOBA SUMATERA UTARA – Kondisi Jalan Dusun IV yang menghubungkan Huta Lumban Tur dan Huta Lumban Silalahi di Desa Sintong Marnipi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, semakin memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses utama bagi sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) tersebut kini terancam putus akibat longsor dan kerusakan yang terjadi di sejumlah titik.
Selain menjadi satu-satunya jalur penghubung masyarakat menuju pusat kota, jalan ini juga merupakan akses vital menuju lahan pertanian kering dan sawah seluas kurang lebih 40 hektare yang menjadi sumber penghidupan utama warga setempat.
Menurut keterangan warga, longsor yang terjadi di sisi badan jalan telah menyebabkan penyempitan jalur dan meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.
Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan saat musim hujan karena berpotensi memperparah kerusakan dan menyebabkan jalan terputus total.
Setiap hari, masyarakat dan para petani harus melintasi jalan tersebut untuk menjalankan aktivitas ekonomi, mulai dari mengangkut pupuk, bibit, hingga hasil panen. Kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung terhadap kelancaran sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Dusun IV.
“Kami sangat berharap ada perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah. Jalan ini adalah satu-satunya akses yang kami gunakan untuk ke kota maupun ke lahan pertanian. Jika sampai putus, aktivitas warga akan lumpuh,” ungkap salah seorang warga.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Toba dan instansi terkait segera melakukan peninjauan lapangan serta mengambil langkah penanganan darurat maupun perbaikan permanen guna mencegah kerusakan yang lebih parah.
Hingga saat ini, warga masih menggunakan jalan tersebut dengan penuh kewaspadaan sambil menunggu adanya perhatian dan tindak lanjut dari pihak berwenang. Jalan ini dinilai sebagai urat nadi kehidupan masyarakat Dusun IV karena menjadi akses utama bagi puluhan keluarga dan penopang aktivitas pertanian di wilayah Desa Sintong Marnipi.
Penulis : Tomuan.S
Editor : S Tarigan

















