Prof Nelson Usulkan Kawasan PENAS Jadi Agrowisata dan Pusat Edukasi Pertanian

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gorontalo,garudapost.id– Ketua HKTI Provinsi Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, mengusulkan agar kawasan penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 tidak kembali menjadi lahan biasa setelah perhelatan nasional tersebut berakhir. Menurutnya, lokasi yang menjadi saksi berkumpulnya puluhan ribu petani dan nelayan dari seluruh Indonesia itu layak dikembangkan menjadi kawasan agrowisata sekaligus pusat edukasi pertanian yang bernilai sejarah.

Usulan tersebut disampaikan Prof. Nelson karena PENAS merupakan momentum langka yang belum tentu kembali hadir di Gorontalo dalam waktu dekat. Dengan pelaksanaan yang digilir setiap empat tahun di berbagai daerah, kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan serupa bisa datang kembali setelah lebih dari satu abad.

“Karena itu, jangan sampai PENAS hanya menjadi kenangan. Harus ada warisan yang ditinggalkan dan bisa dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Prof. Nelson.

Mantan Bupati Gorontalo dua periode itu menilai, suksesnya penyelenggaraan PENAS XVII telah menempatkan Gorontalo sebagai pusat perhatian nasional. Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, sejumlah menteri, kepala daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia menjadi catatan sejarah penting bagi daerah tersebut.

Menurutnya, momentum besar seperti ini harus dimanfaatkan untuk melahirkan dampak berkelanjutan bagi sektor pertanian, ekonomi, dan pariwisata.

“Agrowisata PENAS bisa menjadi simbol kemajuan pertanian Gorontalo. Orang datang bukan hanya melihat lokasi kegiatan, tetapi juga belajar tentang pertanian modern, inovasi teknologi, dan sejarah besar yang pernah tercipta di tempat ini,” katanya.

Prof. Nelson menambahkan, Gorontalo memiliki rekam jejak sebagai penyelenggara berbagai agenda besar tingkat nasional. Pada masa kepemimpinan Gubernur Fadel Muhammad, Provinsi Gorontalo sukses menjadi tuan rumah Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat nasional.

Sementara saat memimpin Kabupaten Gorontalo, Nelson juga berhasil menggelar Hari Kelapa Sedunia yang menghadirkan delegasi dari sekitar 20 negara. Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa Gorontalo memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional maupun internasional.

Lebih jauh, Prof. Nelson menegaskan bahwa keberhasilan PENAS harus melahirkan tiga warisan besar, yakni transformasi teknologi, transformasi ekonomi, dan transformasi sumber daya manusia.

“PENAS jangan berhenti sebagai seremoni. Harus ada manfaat yang terus hidup, memberi nilai tambah bagi masyarakat, dan menjadi kebanggaan bagi generasi yang akan datang,” tegasnya.

Ia berharap kawasan PENAS nantinya dapat menjadi destinasi unggulan yang mengingatkan masyarakat bahwa Gorontalo pernah menjadi tuan rumah salah satu agenda nasional terbesar di Indonesia.

“Ini bagian dari sejarah Gorontalo. Kita harus menjaganya agar tetap hidup dan memberikan manfaat bagi daerah dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peduli Laut dan Pesisir, Saka Bahari Bersama TNI AL Bersihkan Pantai Dulanga
SPPG 3T Dulamayo Selatan, Gizi Terpenuhi Ekonomi Warga Bergerak
Silika Diperkenalkan sebagai Pendukung Produktivitas Padi melalui PM AAS
Pemerintah Kecamatan HulonthalangiDan Mahasiswa KKN UNG Bentuk BANK SAMPAH, Tindak Lanjuti Persoalan Sampah yang Tak Kunjung selesai
Setelah Beberapa Bulan Kosong, Bupati Sofyan Puhi Lantik Susanto Napu sebagai Camat Tibawa
Anton Panani Terima Gelar Adat, Bupati Sofyan, Teguhkan Pelestarian Budaya Gorontalo
25 Tahun Menunggu, Masjid At-Taqwa Dutulanaa Akhirnya Terima Sertifikat Tanah Wakaf
Pemkab Gorontalo dan DPP REI Kolaborasi Genjot Rumah Subsidi dan Pelestarian Lingkungan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:33

Peduli Laut dan Pesisir, Saka Bahari Bersama TNI AL Bersihkan Pantai Dulanga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:30

SPPG 3T Dulamayo Selatan, Gizi Terpenuhi Ekonomi Warga Bergerak

Rabu, 30 September 2026 - 18:46

Silika Diperkenalkan sebagai Pendukung Produktivitas Padi melalui PM AAS

Rabu, 30 September 2026 - 10:39

Pemerintah Kecamatan HulonthalangiDan Mahasiswa KKN UNG Bentuk BANK SAMPAH, Tindak Lanjuti Persoalan Sampah yang Tak Kunjung selesai

Senin, 21 September 2026 - 19:49

Setelah Beberapa Bulan Kosong, Bupati Sofyan Puhi Lantik Susanto Napu sebagai Camat Tibawa

Berita Terbaru