Garudapost.id |MANOKWARI, PAPUA BARAT — Ratusan peserta menghadiri diskusi bertema “Ancaman Global terhadap Masyarakat Lokal” dengan subtema “Pengaruh Budaya Global terhadap Identitas Budaya Lokal Suku Yali” yang berlangsung di Asrama Mahasiswa Yalimo, Amban, Manokwari, Papua Barat, pukul 14.00 WIT.
Kegiatan ini membahas pengaruh budaya global terhadap masyarakat lokal, khususnya tantangan dalam mempertahankan identitas budaya, nilai adat, bahasa, serta tradisi masyarakat Suku Yali di tengah perkembangan zaman.
Diskusi tersebut menghadirkan tiga pembicara, yaitu Horry Mabel, Ronny, dan Beni Itlay, serta dipandu oleh moderator Sanyal Walianggen.
Dalam pembahasan, para pembicara menyampaikan pandangan mengenai situasi budaya dari tingkat internasional, nasional, hingga lokal.
Mereka menyoroti bagaimana arus globalisasi, teknologi, dan perubahan sosial dapat memengaruhi keberadaan budaya lokal.
Horry Mabel membahas tantangan globalisasi terhadap masyarakat lokal dan pentingnya menjaga identitas budaya.
Ronny menyampaikan pandangan terkait pengaruh perkembangan nasional dan modernisasi terhadap budaya daerah.
Sementara Beni Itlay menekankan peran generasi muda Suku Yali dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya leluhur.
Moderator Sanyal Walianggen mengarahkan jalannya diskusi sehingga para peserta dapat mengikuti pembahasan secara aktif dan memahami pentingnya menjaga budaya lokal di tengah perubahan dunia.
Ratusan peserta yang hadir berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai ruang belajar, bertukar pikiran, dan memperkuat kesadaran generasi muda dalam mempertahankan identitas budaya Suku Yali.
Penulis : Domianus Lokobal

















