Mahasiswa Asal Puncak Jatuh ke Laut Saat Berlayar dengan KM Gunung Dempo, Pencarian Masih Berlangsung

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id |Manokwari Papua Barat— Seorang mahasiswa asal Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dilaporkan jatuh ke laut saat menumpangi Kapal Motor (KM) Gunung Dempo dalam perjalanan dari Manokwari menuju Nabire, Selasa (23/6/2026).

Korban diketahui bernama Heri Wonda, mahasiswa asal Puncak yang sedang menempuh pendidikan di Kota Studi Manokwari. Saat kejadian, korban bersama rombongan mahasiswa asal Puncak se-Kota Studi Manokwari melakukan perjalanan menuju Nabire.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan berangkat dari Pelabuhan Manokwari menuju Wasior sekitar pukul 12.30 WIT. Setelah kapal melanjutkan pelayaran dari Wasior menuju Nabire sekitar pukul 14.30 WIT, korban dilaporkan jatuh ke laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum kejadian, korban diketahui sedang beristirahat di area luar dek 7 sisi kanan kapal. Sekitar pukul 16.37 WIT, korban terbangun dan diduga hendak menuju dek 6.

Saat berpindah, korban disebut melewati bagian luar pagar kapal sambil berpegangan pada besi pembatas. Namun, posisi pijakan diduga tidak aman hingga korban kehilangan pegangan dan terjatuh ke laut.

Korban sempat bertahan beberapa menit dengan berpegangan pada bagian kapal. Namun, diduga karena tidak mampu menahan beban tubuhnya, korban akhirnya terlepas dan jatuh ke laut.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, pihak kapal melakukan upaya pencarian dengan memutar arah kapal. Namun hingga proses pencarian dilakukan, korban belum berhasil ditemukan.

Mahasiswa Puncak se-Kota Studi Manokwari menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa Heri Wonda.

“Kami mahasiswa Puncak se-Kota Studi Manokwari turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara Heri Wonda. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar perwakilan mahasiswa.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian terhadap korban masih berlangsung dan menunggu perkembangan informasi selanjutnya.

Penulis Domianus Lokobal

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa Puncak Papua Manokwari Desak Komnas HAM RI Tinjau Kembali Penanganan Kasus “Kembru Berdarah”
IMYAL Manokwari Lantik Pengurus Baru Asrama Mahasiswa Yalimo, Perkuat Kebersamaan Mahasiswa
Eksotisme Tanah Papua Bersinar di Limboto: Anjungan Papua Barat Daya Jadi Primadona PENAS XVII
Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si. Dorong Noken Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif Mama Papua
Sekda Papua Barat Drs. Ali Baham Temongmere, MTP. Apresiasi Mama Penjual Noken, Budaya Papua Tetap Hidup Lewat Ekonomi Kreatif
Gubernur Papua Barat Bersama Sekda dan Kepala Dinas Dukung Ekonomi Kreatif Mama Papua Lewat Noken
Nobar dan Diskusi Film Dokumenter “Pesta Babi” di Manokwari: Mahasiswa Pegunungan Tengah Gaungkan Kesadaran atas Realita Pahit di Tanah Papua
GMKI Manokwari Desak Penegakan Perda Miras, Temukan Pelanggaran Zonasi dan Penjualan saat Pesparawi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:36

Mahasiswa Asal Puncak Jatuh ke Laut Saat Berlayar dengan KM Gunung Dempo, Pencarian Masih Berlangsung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:34

Mahasiswa Puncak Papua Manokwari Desak Komnas HAM RI Tinjau Kembali Penanganan Kasus “Kembru Berdarah”

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:30

IMYAL Manokwari Lantik Pengurus Baru Asrama Mahasiswa Yalimo, Perkuat Kebersamaan Mahasiswa

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:26

Eksotisme Tanah Papua Bersinar di Limboto: Anjungan Papua Barat Daya Jadi Primadona PENAS XVII

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00

Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si. Dorong Noken Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif Mama Papua

Berita Terbaru