Pembinaan Kemandirian Berbuah PNBP, Warga Binaan Lapas Wahai Dukung Pembangunan Nasional

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garudapost.id-Wahai/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai setorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara dari hasil program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dan kerajinan, Jumat (3/7). Setoran tersebut jadi bukti bahwa hasil karya Warga Binaan tidak hanya dukung pembinaan, tetapi juga beri kontribusi bagi penerimaan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, menyatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan keterampilan yang dilakukan secara berkelanjutan kepada Warga Binaan.

“Kami terus membina mereka melalui program yang berdaya guna. Hasil usaha pertanian dan kerajinan dikelola secara transparan, sebagian diberikan sebagai premi kepada Warga Binaan, dan sebagian lagi disetor sebagai PNBP. Ini membuktikan bahwa Warga Binaan tetap dapat berkontribusi bagi negara,” ungkap La Joi.

Program kemandirian yang menghasilkan PNBP tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya. Menurutnya, penyetoran PNBP merupakan wujud akuntabilitas dalam pengelolaan hasil pembinaan sekaligus bagian dari upaya membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.

“Pengelolaan PNBP yang transparan membuktikan bahwa Lapas Wahai bertanggung jawab kepada publik dan pemerintah. Selain memberikan bekal keterampilan agar mereka mandiri secara ekonomi dan tidak mengulangi tindak pidana, kami juga memastikan program pembinaan ini memberikan manfaat bagi negara,” tegas Tersih.

Capaian tersebut turut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Menurutnya, pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Wahai sejalan dengan upaya mewujudkan Pemasyarakatan yang produktif dan berdampak.

“Apa yang dilakukan Lapas Wahai sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Pemasyarakatan sangat membanggakan dan patut diapresiasi. Pembinaan kemandirian yang menghasilkan PNBP menunjukkan bahwa Warga Binaan mampu berkarya, berkontribusi pada penerimaan negara, serta mendukung program ketahanan pangan dan perekonomian nasional,” pungkas Ricky.

Ke depan, Lapas Wahai akan terus tingkatkan kualitas dan variasi program pembinaan kemandirian agar semakin banyak Warga Binaan yang memperoleh keterampilan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara. Program tersebut juga diharapkan membekali mereka agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif dan mandiri.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Syukuri Kehidupan, Lapas Wahai Sentuh Jiwa Warga Binaan Lewat Yasinan dan Ibadah Virtual
Razia Blok Hunian Lapas Saparua Amankan Benda Berpotensi Berbahaya
Rutan Ambon Gandeng Puskesmas Nania Skrining IMS dan HIV sebagai Upaya Deteksi Dini pada Warga Binaan
Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Tual Gelar Penggeledahan Kamar Hunian
Ceria Penuh Semangat, Lapas Tual Gelar Senam Bersama Demi Jaga Imunitas Tubuh
Hadapi Keterbatasan SDM, Kabapas Saumlaki Gelar Rapat Bahas Strategi Capaian Program
Gelar Pisah Sambut Lapas Saparua Perkuat Kebersamaan dan Pengabdian
Kanwil Maluku Dukung Bapas Ambon-Pokmas Lipas Ciptakan Program Pemberdayaan Klien Mandiri
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:20

Pembinaan Kemandirian Berbuah PNBP, Warga Binaan Lapas Wahai Dukung Pembangunan Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:17

Syukuri Kehidupan, Lapas Wahai Sentuh Jiwa Warga Binaan Lewat Yasinan dan Ibadah Virtual

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:22

Razia Blok Hunian Lapas Saparua Amankan Benda Berpotensi Berbahaya

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:38

Rutan Ambon Gandeng Puskesmas Nania Skrining IMS dan HIV sebagai Upaya Deteksi Dini pada Warga Binaan

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:26

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Tual Gelar Penggeledahan Kamar Hunian

Berita Terbaru