Garudapost.id-Saumlaki/Dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan program kerja di tengah keterbatasan sumber daya manusia (SDM), Kepala Balai Pemasyarakatan (Kabapas) Saumlaki, Martina Ch. Solilit, memimpin rapat bersama para pejabat struktural di Aula Bapas Saumlaki, Kamis, (2/7).
Rapat tersebut menjadi forum evaluasi terhadap capaian program kerja sekaligus membahas sejumlah program yang masih memerlukan percepatan penyelesaian. Seluruh pejabat diminta mengidentifikasi kendala yang dihadapi serta menyusun langkah-langkah strategis agar target kinerja dapat tercapai sesuai rencana.
Dalam arahannya, Kabapas Saumlaki menegaskan bahwa keterbatasan jumlah SDM tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan maupun terhambatnya pelaksanaan tugas dan fungsi Balai Pemasyarakatan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemacu untuk meningkatkan koordinasi, kolaborasi, dan efektivitas pemanfaatan sumber daya yang tersedia.
“Kita memang dihadapkan pada keterbatasan SDM, namun hal itu tidak mengurangi komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan setiap program kerja dapat terlaksana dengan baik. Yang dibutuhkan adalah kerja sama, inovasi, serta penguatan komunikasi antarpegawai agar seluruh target dapat dicapai secara maksimal,” tegas Kabapas.
Dalam rapat tersebut, masing-masing pejabat memaparkan perkembangan pelaksanaan program pada bidangnya, termasuk berbagai kendala yang dihadapi serta strategi percepatan yang akan dilakukan. Hasil evaluasi kemudian menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas, pembagian tugas yang lebih efektif, serta penguatan koordinasi antarbidang guna mendukung pencapaian target kinerja.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Urusan Tata Usaha Bapas Saumlaki yang baru dilantik,Hero Tuhulele, menyampaikan komitmennya untuk mendukung peningkatan kinerja organisasi melalui penguatan tata kelola administrasi dan optimalisasi sumber daya yang ada.
“Sebagai Kepala Urusan Tata Usaha yang baru, saya siap mendukung seluruh program dan kebijakan yang telah ditetapkan pimpinan. Keterbatasan SDM bukan menjadi penghalang untuk berkinerja optimal, melainkan tantangan yang harus dijawab dengan kerja sama, disiplin, dan inovasi. Kami akan memperkuat tata kelola administrasi serta memastikan dukungan administrasi dan pelayanan internal berjalan secara efektif agar seluruh target kinerja Bapas Saumlaki dapat tercapai,” ujar Hero.
Melalui rapat evaluasi ini, Bapas Saumlaki menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, memperkuat sinergi antarpegawai, serta menjaga kualitas pelayanan kepada klien pemasyarakatan dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan integritas, seluruh jajaran optimistis target kinerja yang telah ditetapkan dapat diwujudkan meskipun dihadapkan pada tantangan keterbatasan SDM.

















