Tinjau Lapas Wahai, Tim BPS Malteng Puji Program Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinta-rakyat.com-Wahai/Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) melakukan peninjauan lapangan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai usai pelaksanaan kegiatan Sensus Ekonomi Tahun 2026 pada Jum’at (17/7) dengan meninjau langsung ke fasilitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.

Dalam tinjauan tersebut, Tim BPS Malteng melihat secara langsung berbagai kegiatan yang menjadi program unggulan Lapas Wahai. Program ini mencakup pelatihan keterampilan kerja seperti pertanian, kerajinan tangan, hingga program kemandirian lainnya yang bertujuan untuk menyiapkan bekal keahlian bagi Warga Binaan sebelum mereka kembali ke tengah masyarakat.

Ketua Tim BPS Malteng, Erlin Johanes, menyampaikan rasa kagum dan apresiasinya setelah melihat langsung proses pembinaan di lapangan. Menurutnya, program pembinaan kemandirian di Lapas Wahai berjalan dengan sangat baik dan terstruktur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Lapas Wahai. Produk hasil karya Warga Binaan di sini dinilai memiliki kualitas yang bernilai ekonomis tinggi dan sangat positif untuk memulihkan keterampilan sosial mereka. Ini adalah langkah nyata dalam mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat,” ujar Erlin.

Merespons hal tersebut, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyambut hangat pujian dan dukungan dari pihak BPS. Ia menyatakan bahwa apresiasi ini menjadi motivasi besar bagi seluruh jajaran Lapas Wahai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan.

“Apresiasi dari Tim BPS ini menjadi suntikan semangat bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus membekali Warga Binaan dengan keahlian yang nyata dan bermanfaat, agar kelak saat mereka bebas, mereka dapat mandiri dan diterima kembali dengan baik oleh masyarakat,” ungkap Tersih.

Sinergi antara Lapas Wahai dan BPS Malteng ini menegaskan komitmen bersama bahwa pemenuhan hak-hak data sipil serta pembinaan Warga Binaan merupakan tanggung jawab lintas sektor. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu mengoptimalkan proses reintegrasi sosial, memastikan Warga Binaan siap kembali berkontribusi bagi pembangunan daerah, sekaligus menyukseskan program pendataan nasional berbasis data yang inklusif dan akurat.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pastikan Hak Anak Terpenuhi, Bapas Saumlaki Laksanakan Pendampingan ABH Lanjutan pada Pelimpahan Perkara di Kejaksaan Negeri Tual
Kompos Mandiri Suburkan Lahan, Perkuat Ketahanan Pangan
Perkuat Pembinaan Kemandirian, Lapas Piru Intensifkan Perawatan Tanaman Menuju Panen Berkualitas
Lapas Piru Sulap Limbah Jadi Bernilai Ekonomi, Warga Binaan Produksi Custom Stepping Stones Berdaya Saing
Rutan Ambon Serahkan 11 Tahanan Asing kepada Biro Korwas dalam Proses Pengalihan Tahanan
Jelang Hari Anak Nasional, Bapas Saumlaki Salurkan Bantuan Sosial kepada Anak Penyandang Hidrosefalus
Hasil Ketahanan Pangan Meningkat, Lapas Saumlaki Panen Sawi Melimpah
Pembinaan Kemandirian Berbasis Keterampilan: Warga Binaan Rutan Membuat Sistem Pembuangan Asap Dapur
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:39

Pastikan Hak Anak Terpenuhi, Bapas Saumlaki Laksanakan Pendampingan ABH Lanjutan pada Pelimpahan Perkara di Kejaksaan Negeri Tual

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:20

Tinjau Lapas Wahai, Tim BPS Malteng Puji Program Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:02

Perkuat Pembinaan Kemandirian, Lapas Piru Intensifkan Perawatan Tanaman Menuju Panen Berkualitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:56

Lapas Piru Sulap Limbah Jadi Bernilai Ekonomi, Warga Binaan Produksi Custom Stepping Stones Berdaya Saing

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:52

Rutan Ambon Serahkan 11 Tahanan Asing kepada Biro Korwas dalam Proses Pengalihan Tahanan

Berita Terbaru