Pembinaan Kemandirian Berbasis Keterampilan: Warga Binaan Rutan Membuat Sistem Pembuangan Asap Dapur

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Ambon/ Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan melalui pembuatan sistem pembuangan asap dapur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program bimbingan kerja yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis sekaligus mendukung peningkatan sarana dan prasarana di lingkungan Rutan Ambon. Kamis (16/07).

Pembuatan sistem pembuangan asap dapur dikerjakan oleh warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bawah pendampingan petugas. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pengukuran lokasi, penyusunan desain, pemotongan material, pemasangan instalasi, hingga tahap penyelesaian akhir (finishing) agar sistem dapat berfungsi secara optimal.
Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh pengalaman teknis dalam pekerjaan konstruksi sederhana, tetapi juga dilatih untuk bekerja secara disiplin, teliti, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam menyelesaikan pekerjaan. Selain menjadi sarana pengembangan keterampilan, hasil pekerjaan tersebut juga memberikan manfaat nyata bagi operasional dapur Rutan melalui peningkatan sirkulasi udara dan pembuangan asap saat proses memasak berlangsung, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, mengapresiasi semangat dan hasil kerja warga binaan yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas pendukung di lingkungan Rutan Ambon. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan kemandirian warga binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terus mengembangkan keterampilan melalui berbagai kegiatan kerja yang produktif. Pembuatan sistem pembuangan asap dapur ini menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan kemandirian tidak hanya menghasilkan keterampilan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi lingkungan Rutan. Harapannya, keterampilan yang mereka peroleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Jefry.

Kepala Subseksi Bimbingan Kerja Rutan Kelas IIA Ambon, Ode Ena, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan vokasional yang terus dikembangkan guna meningkatkan kemampuan kerja dan produktivitas warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan belajar menerapkan keterampilan secara langsung dalam pekerjaan yang bermanfaat. Selain meningkatkan kemampuan teknis, mereka juga dibiasakan bekerja sama, menjaga kualitas hasil pekerjaan, serta menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan sebagai bekal mereka saat kembali ke masyarakat,” jelas Ode Ena.

Salah seorang warga binaan yang terlibat dalam proses pengerjaan, Safril, mengaku bersyukur karena diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama proses pembuatan menjadi bekal berharga untuk kehidupan setelah menjalani masa pidana.

“Saya senang bisa ikut mengerjakan pembuatan sistem pembuangan asap dapur ini. Selama proses pengerjaan kami belajar melakukan pengukuran, memasang material, hingga bekerja sama agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang semoga dapat menjadi bekal ketika saya kembali ke masyarakat,” ungkap Safril.
Melalui berbagai program pembinaan kemandirian, Rutan Kelas IIA Ambon terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan sebagai upaya membentuk warga binaan yang memiliki keterampilan, kemandirian, serta kesiapan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. Komitmen tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih bermanfaat dan berdampak bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sinergi Ditjenpas dan Polda Maluku Dukung Reintegrasi Sosial
Optimalkan Tata Kelola Aset, Lapas Geser Lakukan Pelabelan BMN Berbasis SIMAN
Sambut Danramil Baru, Lapas Geser dan Koramil Geser Komitmen Jaga Stabilitas Kamtib.
Sinergi Lapas Geser dan Koramil Geser Lakukan Penanaman Bibit Pohon Mangrove Sambut HUT TNI ke-81 TNI Kodam XV/Pattimura
Tingkatkan Kompetensi ASN, Kabapas Saumlaki Ikuti Uji Kompetensi Profiling di UPT BKN Ambon
Pemetaan Kompetensi ASN Makin Terukur, Kanwil Ditjenpas Maluku Gelar Uji ProASN
Dukung Manajemen Talenta, 4 Pegawai Lapas Tual Ikuti ProASN di BKN Ambon
Perkuat Manajemen Talenta, Kalapas Piru dan Sejumlah Pejabat Ikuti Uji Kompetensi ProASN
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:47

Sinergi Ditjenpas dan Polda Maluku Dukung Reintegrasi Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 14:30

Optimalkan Tata Kelola Aset, Lapas Geser Lakukan Pelabelan BMN Berbasis SIMAN

Kamis, 3 September 2026 - 16:07

Sambut Danramil Baru, Lapas Geser dan Koramil Geser Komitmen Jaga Stabilitas Kamtib.

Rabu, 2 September 2026 - 11:55

Sinergi Lapas Geser dan Koramil Geser Lakukan Penanaman Bibit Pohon Mangrove Sambut HUT TNI ke-81 TNI Kodam XV/Pattimura

Rabu, 2 September 2026 - 00:07

Tingkatkan Kompetensi ASN, Kabapas Saumlaki Ikuti Uji Kompetensi Profiling di UPT BKN Ambon

Berita Terbaru