Tingkatkan Produktivitas Warga Binaan, Lapas Geser Pindahkan Bibit Pakcoy ke Instalasi Hidroponik Bersama Peserta Magang

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Geser/Melalui teknik budidaya sayuran hijau yang variatif dengan metode hidroponik, Warga Binaan terus diasah untuk memperoleh pengetahuan baru, mulai dari proses semai, perawatan, pemberian nutrisi, hingga panen. Hal ini ditegaskan oleh staf Subseksi Pembinaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser, Randi S. Wamnebo, saat melakukan pemindahan bibit sayuran pakcoy dari media persemaian ke instalasi hidroponik bersama peserta magang dan warga binaan, Rabu (23/09).

Selain menjadi sarana produktif bagi warga binaan untuk mempelajari teknik budidaya sayuran pakcoy bernilai ekonomis, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi. Di sini, peserta magang tidak hanya turut belajar, tetapi juga aktif membagikan ilmu pertanian modern kepada warga binaan sebagai bekal keterampilan saat mereka kembali ke masyarakat nanti.

Staf Pembinaan, Randy S. Wamnebo, yang terlibat langsung mendampingi dan menjelaskan teknik budidaya sayuran pakcoy kepada warga binaan menyampaikan bahwa pemindahan bibit ke instalasi menjadi salah satu tahapan krusial dalam siklus budidaya dengan metode hidroponik. Proses ini dilakukan setelah tanaman melewati fase persemaian dan dinilai cukup kuat untuk dipindahkan ke instalasi utama guna melanjutkan proses pertumbuhan hingga masa panen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemilihan pakcoy sebagai komoditas yang kali ini dibudidayakan didasarkan pada analisis potensi lingkungan Lapas. Sayuran pakcoy relatif mudah dibudidayakan serta memiliki masa panen yang cukup singkat. Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat efektif dan efisien dalam menyukseskan program pembinaan kemandirian berbasis pertanian di Lapas Geser guna mendukung ketahanan pangan,” jelas Randy.

Salah satu peserta magang, Lajanudin Rumarubun, mengaku antusias karena bisa mempraktikkan sekaligus berbagi pengetahuan baru di lapas.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena kami dapat berkolaborasi langsung bersama petugas dan warga binaan. Selain membantu pemindahan bibit, kami bisa saling berbagi ilmu tentang pertanian modern dan melihat langsung bagaimana program pembinaan kemandirian ini berjalan secara produktif,” ungkap Lajanudin.

Lajanudin menambahkan bahwa dalam kegiatan pembinaan nyata tersebut, warga binaan tidak hanya melakukan pemindahan bibit, tetapi juga memperoleh pemahaman mendalam mengenai pentingnya perawatan tanaman secara berkala. Proses budidaya hidroponik sendiri membutuhkan ketelitian tinggi, terutama dalam menjaga kondisi tanaman serta memperhatikan kebutuhan air dan nutrisi agar dapat tumbuh secara optimal.

Sementara itu, RA, salah satu warga binaan yang aktif dalam program ini, mengaku memperoleh peningkatan wawasan dan pengetahuan baru utamanya pada tiap jenis sayuran yang berbeda dengan metode hidroponik yang dilaksanakan di lingkungan Lapas.

“Kami sangat senang mengikuti kegiatan ini karena bisa mendapatkan pengetahuan baru tentang sistem menanam hidroponik dengan jenis sayuran yang bervariasi. Kali in kami belajar cara memindahkan dan merawat bibit pakcoy dengan baik. Semoga tanaman yang kami tanam ini dapat tumbuh subur hingga masa panen tiba,” ujar RA.

Di tempat terpisah, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menegaskan bahwa program pembinaan kemandirian merupakan salah satu aspek krusial dalam mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan terapan setelah kembali ke masyarakat.

“Kami terus mendorong agar program pembinaan di Lapas memberikan manfaat yang nyata bagi warga binaan. Kegiatan hidroponik ini bukan sekadar menanam dan menghasilkan sayuran, melainkan sebuah upaya intervensi positif untuk memberikan bekal keterampilan hidup bagi mereka setelah selesai menjalani masa pembinaan di Lapas,” jelas Nober.

Nober juga menambahkan bahwa keterbatasan lahan sama sekali bukan menjadi hambatan untuk menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif. Dengan memanfaatkan sistem hidroponik, area yang tersedia dapat dioptimalkan sebagai sarana edukasi sekaligus wadah kemandirian.

“Harapannya, kegiatan ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Kami ingin warga binaan menjadi lebih produktif, terampil, dan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh ini ketika nantinya kembali ke tengah-tengah masyarakat,” pungkas Nober.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Geser terus menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan yang dapat menjadi bekal dalam proses reintegrasi sosial Warga Binaan. Ke depan, program pertanian hidroponik ini diharapkan dapat terus berkembang menjadi salah satu kegiatan pembinaan kemandirian yang berkelanjutan di Lapas Geser.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Warga Binaan, Rutan Ambon Kembangkan Karya Hiasan Serta Pembuatan Bak Budidaya Ikan Lele
Upaya Jaga Keamanan: Lapas Kelas III Dobo Gelar Razia Gabungan dan Pemeriksaan Urine
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Geser Optimalkan Pembinaan Kemandirian Lewat Budidaya Cabai
Dukung Pengembangan Potensi Generasi Muda, Kalapas Geser Dampingi Wakil Bupati SBT Buka Audisi LASQI 2026
Jalin Silaturahmi, Karutan Ambon Kunjungi Polres Kota Ambon untuk Perkuat Sinergi
Dukung Kegiatan Sosial Kemasyarakatan, Lapas Geser Bersama Warga Gotong Royong Pengecoran Tiang Masjid Dusun Kampung Baru
Jaga Kesehatan Bersama, Rutan Ambon Berikan Layanan Kesehatan bagi Pengunjung dan Warga Binaan
Lapas Kelas III Dobo Selenggarakan Ibadah Shalat Istisqa’ Bersama Seluruh Jajaran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:09

Tingkatkan Produktivitas Warga Binaan, Lapas Geser Pindahkan Bibit Pakcoy ke Instalasi Hidroponik Bersama Peserta Magang

Rabu, 23 September 2026 - 06:09

Upaya Jaga Keamanan: Lapas Kelas III Dobo Gelar Razia Gabungan dan Pemeriksaan Urine

Selasa, 22 September 2026 - 15:29

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Geser Optimalkan Pembinaan Kemandirian Lewat Budidaya Cabai

Selasa, 22 September 2026 - 15:23

Dukung Pengembangan Potensi Generasi Muda, Kalapas Geser Dampingi Wakil Bupati SBT Buka Audisi LASQI 2026

Selasa, 22 September 2026 - 14:46

Jalin Silaturahmi, Karutan Ambon Kunjungi Polres Kota Ambon untuk Perkuat Sinergi

Berita Terbaru