Garudapost.id-Dobo/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo kembali melaksanakan razia rutin blok hunian warga binaan, yang merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan lingkungan hunian tetap aman, tertib, dan kondusif, Sabtu(17/10)
Penggeledahan menyasar seluruh area blok hunian, termasuk blok perempuan (blok merpati). Sebelum pelaksanaan razia, kegiatan diawali dengan arahan dari Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban (Kasubsi Kamtib) kepada seluruh petugas yang terlibat. Arahan tersebut menekankan pentingnya ketelitian, kedisiplinan, serta pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Razia dilaksanakan oleh Kasubsi Kamtib dan petugas pengamanan. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap area blok hunian serta barang-barang milik warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib dan terukur dengan tetap mengedepankan profesionalisme serta menjaga situasi tetap kondusif.
Khusus pada penggeledahan di Blok Merpati, pelaksanaan kegiatan turut dibantu oleh beberapa peserta magang. Keterlibatan peserta magang ini dilakukan untuk mendukung kelancaran proses penggeledahan, mengingat tidak adanya petugas perempuan di Lapas Dobo. Dengan dukungan tersebut, kegiatan tetap dilaksanakan secara tertib dan sesuai prosedur, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan serta privasi warga binaan perempuan.
Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian. Barang-barang tersebut meliputi 3 buah colokan kabel, 2 buah korek api, 5 buah charger, 3 buah headset, 2 buah botol kaca, 1 buah pisau, 2 buah sendok besi, 1 buah baterai HP, dan 1 buah tang.
Seluruh barang hasil razia kemudian diinventarisasi, didata, dan diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk proses pemusnahan. Temuan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran pengamanan untuk terus meningkatkan pengawasan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Kepala Lapas Dobo, Pieter Jan Lessy, menegaskan bahwa pelaksanaan razia rutin merupakan bagian dari komitmen jajaran dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib dan terkendali.
“Razia rutin merupakan langkah nyata dalam mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan menindaklanjuti setiap temuan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga mengimbau seluruh warga binaan agar mematuhi aturan serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” tegas Lessy.
Lebih lanjut, pelaksanaan razia secara berkala diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh warga binaan terhadap pentingnya menaati tata tertib serta mendukung terciptanya lingkungan hunian yang aman dan nyaman. Pengawasan yang konsisten juga menjadi salah satu upaya untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan barang yang berpotensi mengganggu keamanan maupun membahayakan keselamatan penghuni lapas.
Melalui kegiatan ini, Lapas Dobo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat deteksi dini, meningkatkan kewaspadaan petugas, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Dengan situasi lapas yang aman dan kondusif, pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan diharapkan dapat berjalan secara optimal, terarah, dan berkelanjutan.

















