Garudapost.id-Maluku/Kepala Bagian Umum (Kabagtum) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku, Sarwono, bersama jajaran Bidang Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM), melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pertanian Provinsi Maluku. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Ilham Tauda, sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung program ketahanan pangan. Rabu (14/10).
Kunjungan kerja ini dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Ambon, dengan fokus utama membangun hubungan kolaboratif antara Kanwil Ditjenpas Maluku dan pemerintah daerah, khususnya di sektor pertanian. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menjajaki peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan program ketahanan pangan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Maluku.
Dalam pertemuan tersebut, Sarwono menyampaikan bahwa penguatan ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung implementasi program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh UPT Pemasyarakatan di wilayah Maluku.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis yang perlu kita dukung bersama. Melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Maluku, kami berharap dapat memperoleh dukungan, pendampingan, serta masukan teknis untuk mengoptimalkan pelaksanaan program ketahanan pangan di UPT Pemasyarakatan se-Maluku,” ujar Sarwono.
Ia menambahkan bahwa sinergi dengan instansi yang memiliki kompetensi di bidang pertanian sangat dibutuhkan, terutama dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan lahan produktif, pemilihan komoditas yang sesuai, serta pengembangan metode pertanian yang efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan diharapkan dapat dikembangkan secara lebih terencana dan berorientasi pada hasil.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Ilham Tauda, menyambut baik kunjungan kerja dan inisiatif kolaborasi yang dilakukan Kanwil Ditjenpas Maluku. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian, termasuk melalui program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
“Kolaborasi lintas sektor merupakan langkah penting dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing instansi. Kami menyambut baik upaya Kanwil Ditjenpas Maluku untuk memperkuat ketahanan pangan dan berharap komunikasi serta koordinasi ini dapat ditindaklanjuti melalui program kerja sama yang konkret,” ungkap Ilham Tauda.
Selain membahas peluang kerja sama, kunjungan tersebut juga menjadi ruang koordinasi bagi kedua pihak untuk mengidentifikasi potensi dukungan yang dapat diberikan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Keterlibatan jajaran Bidang Umum dan SDM Kanwil Ditjenpas Maluku turut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi internal dalam mendukung pelaksanaan program strategis kementerian secara efektif.
Melalui kolaborasi ini, Kanwil Ditjenpas Maluku berharap pengembangan ketahanan pangan di seluruh UPT Pemasyarakatan se-Maluku dapat semakin optimal, baik melalui pemanfaatan lahan yang tersedia maupun peningkatan pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian. Program tersebut juga diharapkan dapat mendorong pemanfaatan sumber daya secara produktif serta mendukung pembinaan kemandirian warga binaan sesuai dengan program dan kebutuhan masing-masing UPT.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen Kanwil Ditjenpas Maluku untuk terus memperluas jejaring kerja sama dengan perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Dengan terbangunnya sinergi bersama Dinas Pertanian Provinsi Maluku, implementasi program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan diharapkan semakin terarah, berkelanjutan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan se-Maluku.

















