MIMIKA, Garudapost.id – Front Mahasiswa Nasional (FMN) Cabang Mimika dijadwalkan menggelar audiensi bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika pada Selasa, 3 November 2026, pukul 10.00 WIT, bertempat di Kantor DPRK Kabupaten Mimika, Ruangan Ketua DPRK.
Audiensi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membahas berbagai persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah dan lembaga legislatif, khususnya terkait peningkatan akses, fasilitas, dan kualitas pendidikan di Kabupaten Mimika.
Dalam pertemuan tersebut, Agus Narahaubun Ketua Cabang (FMN) Cabang Mimika menyampaikan sembilan poin tuntutan yang mencakup berbagai persoalan pendidikan, ekonomi, sosial, hingga penegakan hak asasi manusia (HAM).
Adapun sembilan poin tuntutan FMN Cabang Mimika meliputi:
1. Renovasi dan pembangunan fasilitas kampus UNCEN Mimika, UTI, dan STKIP Hermon.
2. Membangun dan mengembangkan Perpustakaan Daerah Kabupaten Mimika.
3. Menurunkan harga kebutuhan pokok rakyat dan bahan bakar minyak (BBM).
4. Memadamkan api dan menyelamatkan korban asap.
5. Membubarkan MBC, KDMP, dan Yon TP.
6. Menghentikan militerisasi di ranah sipil.
7. Mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis, dan berkualitas.
8. Meningkatkan transparansi beasiswa dan bantuan pendidikan bagi mahasiswa.
9. Mengusut tuntas pelanggaran HAM di Tanah Papua.
Agus Narahaubun Ketua Cabang (FMN) Cabang Mimika menilai bahwa persoalan-persoalan tersebut perlu mendapatkan perhatian dan pembahasan bersama agar dapat menghasilkan langkah konkret serta tindak lanjut dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan.
Melalui audiensi ini, Agus Narahaubun (FMN) Cabang Mimika juga mendorong DPRK Kabupaten Mimika agar menjalankan fungsi representasi dan pengawasan terhadap berbagai persoalan masyarakat, serta membuka ruang komunikasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan lembaga legislatif.
Pertemuan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi forum penyampaian aspirasi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun dialog yang terbuka, kritis, dan konstruktif demi mendorong perubahan serta pembangunan Kabupaten Mimika yang lebih baik.
Penulis : (Red)
Editor : Redaksi



















