Berkas RSUD Kotapinang Tercecer, Publik Pertanyakan Transparansi; Ini Kata Direktur Saat Dikonfirmasi

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id

LABUSEL-SUMUT
Insiden tercecernya sejumlah berkas milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotapinang pada Selasa, 24 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Lintas Labuhan Kotapinang, menuai perhatian dan perbincangan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena berkas yang ditemukan diduga merupakan dokumen administrasi rumah sakit yang semestinya dijaga kerahasiaan dan keamanannya. Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan publik terkait prosedur pengelolaan arsip di lingkungan RSUD.

Sejumlah awak media telah berupaya mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Direktur RSUD Kotapinang, dr. Lisa Purba. Namun, saat didatangi ke ruang kerjanya, yang bersangkutan Belum bisa ditemui. Upaya konfirmasi lanjutan melalui pesan WhatsApp pada senin 30/3/2026, mengatakan bahwa kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Inspektorat.

“Sudah kita laporkan ke Inspektorat, dan kita tunggu hasil pemeriksaan inspektorat ya” ujarnya singkat.

Di sisi lain, berdasarkan pantauan, terdapat beberapa pemberitaan di media lain yang menyebutkan bahwa pihak direktur telah memberikan keterangan terkait insiden tersebut. Hal ini menimbulkan tanda tanya di kalangan jurnalis dan masyarakat mengenai konsistensi penyampaian informasi kepada publik.

Masyarakat pun mempertanyakan penyebab tercecernya berkas tersebut. Apakah hal itu terjadi karena kelalaian dalam pengelolaan dokumen, atau terdapat faktor lain yang melatarbelakangi, termasuk kemungkinan adanya dokumen yang dianggap tidak lagi diperlukan atau bersifat sensitif.

Sejumlah pihak berharap manajemen RSUD Kotapinang maupun instansi terkait dapat segera memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat. Transparansi dinilai penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan dan tata kelola institusi kesehatan daerah.

Penulis : (AM/Tim)

Editor : Armend

Berita Terkait

Bunda Literasi Toba Ajak Masyarakat Terus Berkarya Kampanyekan Budaya Literasi
Ancam Polisi Dengan Cangkul, Pria 51 Tahun di Balige Diamankan Bersama 6,29 Gram Sabu
Pemkab Toba Perkuat Peran Tim Pembina Posyandu, Dorong Layanan Kesehatan Terintegrasi
Bandar Lama Inisial PS Diduga Masih Kendalikan Togel Humbahas, Warga Tagih Janji Kapolres
Polantas Karib Edukasi Keselamatan Berkendara kepada Masyarakat Toba
Polres Langkat Musnahkan Barang Bukti Narkotika Sabu, Pil Extasi dan Ganja
Terbukti Penyalahgunaan Narkotika, Briptu MF Polres Toba Dianjurkan PTDH
Kendalikan Harga Pangan, Bupati Toba Salurkan Bantuan Beras Tahap III untuk 24.713 Keluarga Penerima Manfaat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43

Bunda Literasi Toba Ajak Masyarakat Terus Berkarya Kampanyekan Budaya Literasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:23

Ancam Polisi Dengan Cangkul, Pria 51 Tahun di Balige Diamankan Bersama 6,29 Gram Sabu

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:59

Pemkab Toba Perkuat Peran Tim Pembina Posyandu, Dorong Layanan Kesehatan Terintegrasi

Senin, 28 September 2026 - 20:14

Bandar Lama Inisial PS Diduga Masih Kendalikan Togel Humbahas, Warga Tagih Janji Kapolres

Kamis, 24 September 2026 - 14:31

Polantas Karib Edukasi Keselamatan Berkendara kepada Masyarakat Toba

Berita Terbaru