“Berjuta Doa untuk Syuhada: Aksi Solidaritas untuk Prajurit TNI Gugur di Lebanon”

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id | Jakarta, Ribuan warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta Pusat, Minggu (5/4/2026) pagi, sebagai bentuk belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan.

Aksi yang diprakarsai oleh Majelis Ormas Islam (MOI) ini dipenuhi nuansa duka dan solidaritas terhadap para prajurit yang gugur. Massa aksi memadati Jalan Merdeka Selatan arah barat hingga meluas ke area sekitar gerbang Monas dekat Stasiun Gambir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi, sebuah panggung orasi dipasang dengan latar belakang foto tiga prajurit TNI yang gugur, yaitu Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Kepala (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopral Dua (Anumerta) Farizal Rhomadhon. Mereka merupakan bagian dari pasukan perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).

Aksi ini diwarnai dengan orasi, doa bersama, dan lantunan lagu-lagu perjuangan. Massa juga mengibarkan bendera Palestina sebagai simbol solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Situasi aksi berlangsung tertib dengan pengamanan aparat, menunjukkan solidaritas masyarakat terhadap pengabdian prajurit TNI di kancah internasional.

Dalam orasinya, salah satu orator menyampaikan, “Kami berdiri di sini untuk menghormati pengabdian dan pengorbanan para syuhada TNI. Kami akan terus mendukung perjuangan mereka dan menuntut keadilan bagi Palestina.”

Aksi ini juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan aktivis sosial. Mereka semua bersatu dalam doa dan solidaritas untuk para syuhada TNI. (Redaksi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Magnifica Humanitas dan Gen Z di Era AI
Bupati Syah Afandin Dorong Langkat Jadi Percontohan Ekonomi Perempuan Nasional
BANTAH POLITISASI PIP-KIP KULIAH, KUASA HUKUM KADAFI: FITNAH TAK BERDASAR | MAHASISWA MALAHAYATI: DANA LANGSUNG KE PENERIMA TANPA POTONGAN
Ketua Bidang Hukum dan Media PBNU Prof. Mukri Pastikan Surat Edaran Kepanitiaan Muktamar Hoak
Peringati Hari Pers Sedunia, Ketum PWDPI : Wartawan Harus Profesional dan Jadi Penggerak Ekonomi
“Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat”
“Oksigen Demokrasi: Mengapa Kebebasan Pers Adalah Hak Asasi Manusia Universal”
SI RAJA DANGDUT & GURU BESAR UI: “IRAN BENTENG TERAKHIR UMAT ISLAM”, RHOMA IRAMA KUTIP HADIS KEUNGGULAN IMAN BANGSA PERSIA
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:15

Magnifica Humanitas dan Gen Z di Era AI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:39

Bupati Syah Afandin Dorong Langkat Jadi Percontohan Ekonomi Perempuan Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:48

BANTAH POLITISASI PIP-KIP KULIAH, KUASA HUKUM KADAFI: FITNAH TAK BERDASAR | MAHASISWA MALAHAYATI: DANA LANGSUNG KE PENERIMA TANPA POTONGAN

Senin, 4 Mei 2026 - 11:57

Ketua Bidang Hukum dan Media PBNU Prof. Mukri Pastikan Surat Edaran Kepanitiaan Muktamar Hoak

Senin, 4 Mei 2026 - 11:44

Peringati Hari Pers Sedunia, Ketum PWDPI : Wartawan Harus Profesional dan Jadi Penggerak Ekonomi

Berita Terbaru

Lampung

Pelepasan dan Pentas Seni SDN 10 Tanjung Raya

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:02