Magnifica Humanitas dan Gen Z di Era AI

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id – Pope Leo XIV kembali menyoroti dampak revolusi industri dan perkembangan kecerdasan buatan (AI) terhadap kehidupan manusia melalui gagasan Magnifica Humanitas atau “Kemanusiaan yang Agung”.

Dokumen tersebut dipandang sebagai warisan ajaran sosial Gereja untuk menjaga martabat manusia di tengah arus digitalisasi, otomatisasi, dan perkembangan teknologi AI yang semakin pesat.

Dalam tulisan reflektifnya, Christian A. D. Rettob aktivitas (PMKRI) menilai kehadiran AI membawa tantangan besar bagi generasi muda, khususnya Gen Z, mulai dari ketergantungan teknologi, menurunnya daya pikir kritis, hingga ancaman hoaks dan krisis moral di ruang digital.

Namun di sisi lain, Gen Z juga dinilai memiliki peluang besar untuk menjadikan teknologi sebagai sarana pelayanan, pewartaan iman, dan misi kemanusiaan.

Penulis mencontohkan sosok Carlo Acutis sebagai figur muda Katolik yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan nilai-nilai iman dan kasih Tuhan di era modern.

Melalui semangat Magnifica Humanitas, Gen Z diajak untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga membangun literasi digital, memahami etika AI, serta menggunakan teknologi secara bijak demi kemanusiaan.

AI harus dipahami sebagai jembatan peradaban manusia dengan teknologi, bukan sebagai pengganti kecerdasan manusia,”(*).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Syah Afandin Dorong Langkat Jadi Percontohan Ekonomi Perempuan Nasional
BANTAH POLITISASI PIP-KIP KULIAH, KUASA HUKUM KADAFI: FITNAH TAK BERDASAR | MAHASISWA MALAHAYATI: DANA LANGSUNG KE PENERIMA TANPA POTONGAN
Ketua Bidang Hukum dan Media PBNU Prof. Mukri Pastikan Surat Edaran Kepanitiaan Muktamar Hoak
Peringati Hari Pers Sedunia, Ketum PWDPI : Wartawan Harus Profesional dan Jadi Penggerak Ekonomi
“Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat”
“Oksigen Demokrasi: Mengapa Kebebasan Pers Adalah Hak Asasi Manusia Universal”
SI RAJA DANGDUT & GURU BESAR UI: “IRAN BENTENG TERAKHIR UMAT ISLAM”, RHOMA IRAMA KUTIP HADIS KEUNGGULAN IMAN BANGSA PERSIA
SEMASUM GERUDUK KPK: BONGKAR DUGAAN MARK UP TUNJANGAN DPRD DAIRI Rp9,7 MILIAR, ANCAM AKSI JILID IV KALAU SEKDEWAN TAK DICOPOT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:15

Magnifica Humanitas dan Gen Z di Era AI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:39

Bupati Syah Afandin Dorong Langkat Jadi Percontohan Ekonomi Perempuan Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:48

BANTAH POLITISASI PIP-KIP KULIAH, KUASA HUKUM KADAFI: FITNAH TAK BERDASAR | MAHASISWA MALAHAYATI: DANA LANGSUNG KE PENERIMA TANPA POTONGAN

Senin, 4 Mei 2026 - 11:57

Ketua Bidang Hukum dan Media PBNU Prof. Mukri Pastikan Surat Edaran Kepanitiaan Muktamar Hoak

Senin, 4 Mei 2026 - 11:44

Peringati Hari Pers Sedunia, Ketum PWDPI : Wartawan Harus Profesional dan Jadi Penggerak Ekonomi

Berita Terbaru

JAKARTA

Magnifica Humanitas dan Gen Z di Era AI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:15