Garudapost.id|| BONE BOLANGO – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Desa Inomata, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, pada Senin pagi (13/4/2026). Puluhan warga bersama tokoh masyarakat berkumpul untuk memulai proses pembongkaran total Masjid Nurul Ikhlas. Momen ini menandai berakhirnya penantian panjang warga untuk memiliki rumah ibadah yang lebih representatif.
Dari Rencana Tertunda Menjadi Realita
Sebenarnya, wacana untuk merenovasi total masjid ini sudah muncul sejak jauh hari. Namun, impian tersebut sempat tertunda bertahun-tahun akibat kendala utama, yaitu keterbatasan anggaran. Biaya pembangunan yang tidak sedikit menjadi hambatan terbesar bagi masyarakat desa.
Namun, berkat semangat gotong royong yang membara serta sinergi positif antara masyarakat dan pihak perusahaan yang turut berdonasi, perlahan namun pasti dana pembangunan berhasil terkumpul. Hingga saat ini, total anggaran yang berhasil dihimpun mencapai angka fantastis, yakni diperkirakan sebesar Rp1.375.200.000,00 (Satu Miliar Tiga Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Dua Ratus Ribu Rupiah).
Dengan tersedianya dana tersebut, impian warga Desa Inomata untuk merenovasi Masjid Nurul Ikhlas akhirnya terpenuhi. Pembongkaran ini bukan sekadar menghancurkan bangunan lama, melainkan langkah awal menuju kebangkitan pusat ibadah yang lebih megah dan nyaman.
Rapat Koordinasi dan Dukungan Pimpinan Desa
Sebelum alat berat mulai bekerja dan proses pembongkaran dilaksanakan, warga terlebih dahulu menggelar rapat duduk bersama untuk mematangkan teknis penghancuran bangunan lama dan perencanaan konstruksi baru. Rapat strategis ini dihadiri langsung oleh Penjabat Kepala Desa Inomata, Bapak Hamid T. Datau, serta Ketua Takmir Masjid Nurul Ikhlas, Bapak Yarton Malik.
Dalam rapat tersebut, dibahas secara detail mengenai alur kerja, keamanan lingkungan selama konstruksi, serta transparansi penggunaan dana di bawah koordinasi Bapak Yarton Malik. Kehadiran Pak Hamid dan Pak Yarton memberikan semangat tersendiri bagi warga, sekaligus memastikan bahwa proses revitalisasi ini berjalan sesuai prosedur, amanah, dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa serta pengurus masjid.
“Hari ini kita memulai dengan bismillah. Apa yang kita capai hari ini adalah buah dari kesabaran dan persatuan. Pembongkaran dilakukan secara swadaya, menunjukkan kuatnya kolaborasi antara warga, tokoh agama, pengurus takmir, dan pihak swasta dalam membangun rumah Allah,” ujar Bapak Yarton Malik dengan penuh semangat di lokasi kejadian.
Harapan dan Doa Masyarakat
Proses pembangunan masjid ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa bulan ke depan. Selama masa konstruksi, warga telah menyiapkan tempat ibadah sementara agar kegiatan salat berjamaah, pengajian, dan aktivitas keagamaan lainnya tetap berjalan lancar tanpa terganggu.
Warga berharap seluruh tahapan pembangunan, mulai dari peletakan batu pertama hingga tahap penyelesaian (finishing), dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
“Semoga Allah SWT memudahkan segala urusan panitia, para donatur, dan khususnya Bapak Yarton Malik beserta jajaran takmir dalam mengelola amanah ini. Kami berharap masjid yang baru nanti bisa segera berdiri tegak, menjadi saksi keimanan kami, dan membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Inomata,” pungkas seorang warga dengan nada optimis.
📋 Sekilas Info Pembangunan
Lokasi: Desa Inomata, Kec. Bone Raya, Kab. Bone Bolango, Gorontalo.
Kegiatan: Pembongkaran total dan revitalisasi Masjid Nurul Ikhlas.
Estimasi Anggaran: ± Rp1.375.200.000,00 (Hasil swadaya masyarakat & donasi perusahaan).
Tokoh Kunci:
Bpk. Hamid T. Datau (Penjabat Kepala Desa Inomata)
Bpk. Yarton Malik (Ketua Takmir Masjid Nurul Ikhlas)
Waktu Pelaksanaan: Dimulai Senin, 13 April 2026.
Status: Tahap pembongkaran bangunan lama.
Penulis: Zulkipli Uno
Narasumber : Rawan Ibrahim





