Diduga Ada Oknum Mengatasnamakan Wartawan Minta Uang Koordinasi, Proyek Jalan Cor di Batujaya dan Pakisjaya Disorot

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang|GarudaPost.id Pelaksanaan proyek pembangunan jalan cor beton di wilayah Kecamatan Batujaya dan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan masyarakat dan sejumlah awak media. Sorotan tersebut muncul menyusul adanya dugaan persoalan dalam pelaksanaan proyek, mulai dari kualitas pekerjaan hingga dugaan adanya oknum yang mengatasnamakan wartawan untuk meminta uang koordinasi kepada pelaksana proyek.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, proyek tersebut diduga merupakan pekerjaan yang bersumber dari Surat Perintah Kerja (SPK) instansi terkait. Namun, dalam pelaksanaannya muncul sejumlah keluhan yang disampaikan oleh berbagai pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sejumlah awak media yang menjalankan fungsi kontrol sosial mengaku kecewa karena koordinasi yang sebelumnya disebut akan diberikan kepada rekan media tidak pernah terealisasi. Di sisi lain, muncul dugaan adanya pihak tertentu yang meminta uang koordinasi secara pribadi dengan mengatasnamakan wartawan tanpa mekanisme yang jelas.

 

Di lokasi proyek di Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Pakisjaya, seorang mandor pelaksana bernama Maman disebut telah menyerahkan uang sebesar Rp800 ribu kepada seseorang yang diduga mengaku sebagai perwakilan wartawan.

 

Sementara itu, pada proyek pengecoran jalan di depan Kantor Kecamatan Pakisjaya, awak media yang hendak menemui mandor pelaksana bernama Ali memperoleh informasi bahwa uang koordinasi telah diberikan kepada seseorang yang mengaku sebagai perantara atas nama Ey dan Tn. Namun, menurut sumber di lapangan, pihak tersebut dinilai tidak memberikan penjelasan maupun pertanggungjawaban kepada rekan-rekan media lainnya.

Rekan-rekan tidak boleh tahu agar pekerjaan di Desa Karyabakti, Sungai Terong, tidak terpantau oleh rekan-rekan karena ada oknum yang membekingi atas nama JLS,” ujar salah seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

 

Salah seorang awak media mengaku sempat melakukan pemantauan ke lokasi proyek, namun diarahkan untuk kembali terlebih dahulu. Ia juga mengaku memperoleh informasi mengenai adanya pihak tertentu yang diduga membekingi pekerjaan tersebut.

Kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan, namun selalu diarahkan untuk kembali terlebih dahulu. Ada informasi mengenai pihak yang disebut membekingi pekerjaan tersebut,” ujarnya.

 

Selain dugaan adanya oknum yang meminta uang koordinasi, kualitas pekerjaan jalan cor beton juga menjadi perhatian warga. Sejumlah warga Desa Karyabakti mengaku melihat adanya retakan pada beberapa bagian jalan tidak lama setelah proses pengecoran selesai.

Baru satu malam selesai dicor, sudah terlihat retakan di beberapa titik. Selain itu, di papan informasi proyek tidak tercantum ukuran panjang, lebar, maupun ketebalan bangunan. Kami berharap pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah benar-benar dikerjakan sesuai standar,” ujar seorang warga.

 

Saat melakukan pemantauan di lapangan, sejumlah awak media juga mengaku mengalami kesulitan memperoleh informasi mengenai pelaksanaan proyek. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi dan transparansi dalam pelaksanaan pekerjaan.

 

Masyarakat berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang maupun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang segera melakukan pengecekan langsung atau inspeksi mendadak (sidak) apabila proyek tersebut berada di bawah kewenangan instansi terkait.

 

Pengecekan dinilai penting untuk memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, petunjuk pelaksanaan (juklak), petunjuk teknis (juknis), serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Selain itu, masyarakat juga meminta agar dugaan adanya oknum yang membawa nama profesi wartawan untuk kepentingan pribadi dapat ditindaklanjuti secara serius. Jika terbukti, tindakan tersebut dinilai dapat mencederai integritas profesi jurnalistik sebagai pilar kontrol sosial.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek, pihak yang disebut dalam pemberitaan, maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi.

 

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Facebook Comments Box

Penulis : Runda permana (Red)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemilihan BPD Serentak di Desa Kemiri Berlangsung Aman dan Tertib.
Asmen dan Kaur Operasi PJT II Rengasdengklok Ucapkan Selamat HUT Ke-23 Serikat Karyawan
SMK Mitra Karya Gelar Pengimbasan Pelatihan Gemini Academy Untuk Tingkatkan Kompetensi Digital Guru
9 Anggota BPD Desa Rengasdengklok Selatan Periode 2026–2034 Terpilih, Siap Emban Amanah Masyarakat
Pemkab Karawang Gelar Sosialisasi Pilkades Serentak Digital 2026, Libatkan Forkopimda dan 67 Desa
Sinergi Polri dan Pemkab Majalengka, Pembangunan Jembatan Merah Putih di Jatitujuh Dimulai
Pondok Pesantren Nurul Hikmah Assalafiyyah Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
PELAYANAN PUBLIK MEMPRIHATINKAN: LSM AKBAR INDONESIA KRITIK KERAS DESA NANGGERANG DAN PATUANAN DI MAJALENGKA
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:55

Pemilihan BPD Serentak di Desa Kemiri Berlangsung Aman dan Tertib.

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:01

Asmen dan Kaur Operasi PJT II Rengasdengklok Ucapkan Selamat HUT Ke-23 Serikat Karyawan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:41

SMK Mitra Karya Gelar Pengimbasan Pelatihan Gemini Academy Untuk Tingkatkan Kompetensi Digital Guru

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:23

9 Anggota BPD Desa Rengasdengklok Selatan Periode 2026–2034 Terpilih, Siap Emban Amanah Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47

Pemkab Karawang Gelar Sosialisasi Pilkades Serentak Digital 2026, Libatkan Forkopimda dan 67 Desa

Berita Terbaru