GARUDAPOST.ID
TOBA – DPRD Kabupaten Toba menggelar rapat paripurna pembahasan sekaligus penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Toba, Senin (31/8/2026).
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Toba Tomson Manurung, didampingi Wakil Ketua Henry Tambunan. Dalam paripurna tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Toba menyampaikan hasil pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan pimpinan perangkat daerah.
Juru Bicara Banggar DPRD Toba, Robinson Sibarani, mengatakan pembahasan dilakukan untuk menyempurnakan rancangan perubahan APBD sekaligus memastikan program dan kegiatan yang diakomodasi tetap sesuai dengan kebutuhan dan prioritas daerah.
Hasil pembahasan menunjukkan adanya penambahan pada sisi pendapatan dan belanja daerah masing-masing sebesar Rp500 juta.
Pendapatan daerah yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp1.185.527.833.982,74, setelah pembahasan menjadi Rp1.186.027.833.982,74.
Sementara belanja daerah meningkat dari Rp1.218.200.987.872,43 menjadi Rp1.218.700.987.872,43.
Adapun pembiayaan daerah tidak mengalami perubahan, tetap sebesar Rp32.673.153.889,69.
Robinson menjelaskan, perubahan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Banggar DPRD, TAPD dan perangkat daerah, dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah.
“Penambahan atau pergeseran program/kegiatan diprioritaskan untuk kegiatan yang sangat mendesak dan dibutuhkan bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan batas waktu akhir tahun anggaran serta mengedepankan program prioritas sesuai kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Robinson.
Dengan ditetapkannya hasil pembahasan P-APBD 2026, Pemkab Toba diharapkan segera menindaklanjuti seluruh program dan kegiatan yang telah disepakati. Pelaksanaan anggaran juga diharapkan dilakukan secara efektif, tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Perubahan APBD bukan sekadar perubahan angka dalam dokumen keuangan daerah. Yang lebih penting adalah memastikan setiap anggaran yang telah disepakati dapat diwujudkan menjadi program, pembangunan dan pelayanan publik yang benar-benar dirasakan masyarakat, terutama menjelang berakhirnya Tahun Anggaran 2026.
Penulis : Tomuan.S
Editor : S Tarigan
Sumber Berita: MC TOBA



























