Bandung|GarudaPost.id ~ Disdik Jawa Barat diwarnai gelombang keluhan masyarakat. Sejak Senin (8/6/2026) siang, puluhan orang tua siswa mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat di Jalan Radjiman, Kota Bandung, guna mencari kejelasan terkait berbagai kendala teknis dalam proses pendaftaran.
Keluhan yang muncul cukup beragam, mulai dari akun calon murid yang tak kunjung terverifikasi hingga kebingungan peserta yang gagal lolos seleksi Sekolah Maung dan harus melanjutkan pendaftaran melalui jalur reguler. Situasi tersebut membuat kantor Disdik Jabar dipenuhi orang tua yang menuntut penjelasan langsung dari petugas. Bahkan hingga sore hari, warga terus berdatangan untuk mengurus berbagai persoalan administrasi yang belum terselesaikan.
Salah satu orang tua yang mengaku kebingungan adalah Suheli Syarif, warga Coblong, Kota Bandung. Putranya sebelumnya mengikuti seleksi Sekolah Maung dengan pilihan SMAN 5 Bandung, namun dinyatakan tidak lolos saat pengumuman hasil seleksi pada Senin pagi. Masalah muncul ketika ia hendak melanjutkan proses pendaftaran ke jalur reguler melalui PCMB. Hingga siang hari, akun yang dibutuhkan untuk mengakses sistem tersebut belum bisa digunakan.
“Sebelumnya anak saya daftar Sekolah Maung di SMAN 5. Setelah tidak lolos, kami harus masuk ke PCMB. Tapi sampai sekarang kami tidak bisa login,” kata Suheli saat ditemui di Kantor Disdik Jabar.
Setelah mencari informasi lebih lanjut, Suheli baru mengetahui bahwa calon murid yang berasal dari luar Jawa Barat wajib membuat akun terlebih dahulu sebelum dapat mengakses sistem PCMB. Putranya memang lahir di Bandung, namun menempuh pendidikan di SMP yang berlokasi di Jawa Tengah.
“Barusan saya mendapat penjelasan bahwa harus membuat akun terlebih dahulu. Untuk masuk ke PCMB itu harus punya akun, sementara akun itu biasanya diberikan oleh SMP masing-masing,” ujarnya.
Penulis : Kevin
Editor : Redaksi

















