Garudapost.id | Teheran, 30 Maret 2026 – Iran menyerukan negara-negara tetangga di kawasan Timur Tengah untuk membangun sebuah “aliansi keamanan dan militer” tanpa keterlibatan Amerika Serikat dan Israel, dengan Al Quran sebagai dasar.
Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Markas Besar Khatam Al Anbiya Angkatan Bersenjata Iran, mengatakan bahwa waktunya telah tiba untuk mendirikan sebuah aliansi militer tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel. Ia menyebut agresi AS dan Israel terhadap negaranya mencerminkan sebuah “fase baru”, dan Iran kini ada di garis depan membela negara-negara Islam.
Zolfaghari menekankan pentingnya tidak tergantung pada kekuatan asing dan untuk kembali ke ajaran Al Quran. “Kita harus bersatu untuk menjamin keamanan kita dan bergerak menuju suatu kesepakatan keamanan bersama yang menjadikan Islam dan Al Quran sebagai acuan, inti, dan landasan,” katanya.
Menurut Zolfaghari, negara-negara di kawasan tidak seharusnya memerlukan negara nun jauh di seberang benua sebagai penjamin keamanan mereka. “Kita memiliki sumber daya dan kemampuan yang cukup untuk menjaga keamanan kita sendiri,” tambahnya.
Iran berharap aliansi ini dapat menjadi sebuah kekuatan yang efektif dalam menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan Timur Tengah, tanpa campur tangan kekuatan asing. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Iran sebagai pemimpin di kawasan dan meningkatkan pengaruhnya di dunia Islam.
Aliansi ini juga diharapkan dapat mencakup kerja sama dalam bidang ekonomi, politik, dan budaya, serta meningkatkan solidaritas antara negara-negara Muslim. Iran telah lama menyerukan kerja sama yang lebih erat antara negara-negara Muslim untuk menghadapi tantangan keamanan dan ekonomi global. (Redaksi)





