Pemalang -Jateng||garudapost.id
Pesan damai mulai digaungkan calon Kepala Desa Sungapan, Kecamatan Pemalang, Waindun, menjelang Pilkades Serentak Kabupaten Pemalang yang dijadwalkan 9 November 2026 mendatang , Di tengah dinamika politik desa, Waindun justru mengajak para pendukungnya mengedepankan persatuan, solidaritas dan menjaga suasana tetap kondusif.
Bagi dirinya, pesta demokrasi desa bukan sekadar soal siapa yang memperoleh suara terbanyak, tetapi juga bagaimana seluruh masyarakat tetap menjaga hubungan kekeluargaan setelah proses pemilihan berakhir.
Ia meminta ribuan pendukungnya tidak mudah terpancing oleh isu, provokasi maupun perbedaan pilihan. Seluruh proses Pilkades diharapkan berlangsung secara tertib, aman dan penuh kedewasaan.
“Saya berpesan kepada seluruh pendukung agar tetap menjaga kondusivitas. Jangan mudah terpancing isu atau provokasi. Pilihan boleh berbeda, tetapi persaudaraan warga Sungapan harus tetap dijaga,” ujar Waindun, pada Selasa ( 15/9 ).
Solidaritas Pendukung Jadi salah satu Kekuatan kemenangan bagi Waindun, Salah seorang pendukungnya , Mondol (65), menyampaikan bahwa kekompakan menjadi modal penting dalam menghadapi pesta demokrasi di tingkat desa.
Menurutnya, dukungan terhadap calon kepala desa seharusnya tidak membuat masyarakat terpecah. Sebaliknya, Pilkades harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan warga.
“Kami mendukung Waindun, tetapi yang paling penting bagi kami Pilkades berjalan aman dan damai. Jangan karena beda pilihan kemudian warga menjadi bermusuhan,” ungkapnya.
Dalam pernyataan tambahan nya, Waindun calon kades Sungapan tersebut, berharap seluruh pendukung maupun masyarakat desa Sungapan dapat menahan diri dan menghormati setiap pilihan warga lainnya.
Waindun kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga suasana demokrasi yang sehat. Ia mengajak para pendukungnya menjadikan Pilkades sebagai ajang menyampaikan gagasan dan program, bukan ruang untuk saling menjatuhkan.
“Kalau saya dipercaya masyarakat, tentu saya ingin merangkul seluruh warga Sungapan. Tidak ada lagi pendukung A atau pendukung B. Setelah Pilkades selesai, kita semua tetap saudara dan bersama-sama membangun desa,” tegasnya.
Dengan pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Pemalang yang dijadwalkan pada 9 November 2026, pesan menjaga kondusivitas dinilai penting agar seluruh tahapan demokrasi di tingkat desa dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.
Pada akhirnya, kemenangan dalam Pilkades bukan hanya tentang meraih suara terbanyak, tetapi juga bagaimana menjaga persatuan masyarakat setelah pesta demokrasi usai.
Penulis : Ragil
Editor : Red jateng


























