Karawang, Garudapost.id — Sebuah sejarah baru terukir di Dusun Bengle Desa Dewisari Kecamatan Rengasdengklok melalui terselenggaranya kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad Majelis Ikatan Remaja Pecinta Sholawat (IRPESO) ke-6 tahun Sekaligus Haul Ibu Mumun Binti Tausin Ke 5 Tahun. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat setempat, sekaligus bukti nyata bahwa semangat seorang pemuda mampu menghadirkan gerakan keagamaan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Sosok di balik terselenggaranya kegiatan tersebut adalah Kang Wahidin Pimpinan Majelis IRPESO, seorang pemuda yang berupaya menjadikan sholawat, pengajian, dan syiar Islam sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui keberanian untuk melangkah, semangat kebersamaan, serta dukungan panitia dan masyarakat, Kang Wahidin bersama Pengurus Majelis IRPESO dan Panitia Hari Besar Islam Majelis IRPESO berhasil menghadirkan Tabligh Akbar yang menjadi tonggak sejarah baru di Dusun Bengle. Penyelenggaraan kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan wujud ikhtiar untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, dan membangun generasi muda yang berakhlak mulia.
Perjalanan tersebut tentu tidak lepas dari tantangan. Menggerakkan masyarakat, menyatukan berbagai elemen, serta mempersiapkan kegiatan berskala besar membutuhkan komitmen, pengorbanan, dan kerja sama banyak pihak. Namun, semangat gotong royong membuktikan bahwa ketika niat baik dipertemukan dengan kebersamaan, sebuah cita-cita dapat diwujudkan menjadi kenyataan.

Bagi Kang Wahidin, sejarah bukan hanya tentang siapa yang berdiri di depan, melainkan tentang manfaat apa yang dapat ditinggalkan untuk generasi berikutnya. Tabligh Akbar ini diharapkan menjadi langkah awal bagi tumbuhnya tradisi kegiatan keagamaan yang lebih besar, berkelanjutan, dan membawa keberkahan bagi masyarakat Dusun Bengle.
Momentum ini juga menjadi pesan bagi para pemuda bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berkarya dan memberikan kontribusi nyata. Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton perubahan, tetapi harus berani mengambil peran, menyatukan kekuatan, dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi umat.
Kang Wahidin dan Pengurus Majelis IRPESO telah menunjukkan bahwa dari sebuah dusun, semangat besar dapat tumbuh dan sebuah sejarah dapat dimulai.
*“Pemuda bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga pencetak sejarah hari ini. Selama niat dijaga, perjuangan dikuatkan, dan kebersamaan dipelihara, insyaallah akan selalu ada jejak kebaikan yang dapat dikenang oleh generasi mendatang.” ujar Kang Wahidin
Majelis IRPESO — Menghidupkan Sholawat, Meneguhkan Ukhuwah, Membangun Generasi Beradab.
Penulis : (Red) R.Permana
Editor : Redaksi Jabar
Sumber Berita: Pimpinan Majelis IRPESO


















