Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Siremeng Senilai Rp.532 Juta Disorot, Material Dan Progres Pekerjaan Jadi Perhatian

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pemalang, Jawa Tengah || Garudapost. id, 24 Oktober 2026 – Proyek revitalisasi TK Pertiwi yang berlokasi di Desa Siremeng, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, dengan nilai anggaran sebesar Rp532.631.000, menjadi sorotan terkait dugaan penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan petunjuk teknis (juknis) pekerjaan.

Sejumlah material yang digunakan dalam proyek pembangunan tersebut menjadi perhatian, terutama semen dan pasir pasang. Selain persoalan material, progres pembangunan yang dinilai lambat juga menimbulkan pertanyaan mengenai pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semen Merek Bima Jadi Sorotan

Berdasarkan informasi yang diperoleh, proyek revitalisasi TK Pertiwi Siremeng diduga menggunakan semen merek Bima. Sementara itu, menurut informasi mengenai spesifikasi yang menjadi acuan proyek, semen yang digunakan seharusnya memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI), dengan contoh produk seperti Semen Gresik dan Semen Tiga Roda.

Penggunaan semen merek Bima tersebut menjadi perhatian dan perlu diklarifikasi lebih lanjut, terutama mengenai kesesuaian mutu produk dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam dokumen kontrak dan petunjuk pelaksanaan proyek.

Perlu dipastikan bahwa penilaian kesesuaian material tidak hanya didasarkan pada merek dagang, tetapi juga pada pemenuhan standar mutu serta persyaratan teknis yang ditetapkan dalam dokumen pekerjaan.

Pasir Pasang Berwarna Cokelat Diduga Mengandung Lumpur

Selain semen, material pasir pasang yang digunakan dalam pembangunan tersebut juga menjadi sorotan. Pasir yang terlihat berwarna cokelat diduga mengandung lumpur sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai kelayakannya untuk digunakan dalam pekerjaan konstruksi.

Pasir yang mengandung lumpur secara berlebihan dapat memengaruhi kualitas campuran mortar maupun pekerjaan pasangan, bergantung pada jenis dan tingkat kontaminasinya. Oleh karena itu, pengujian mutu material diperlukan untuk memastikan kesesuaiannya dengan persyaratan teknis proyek.

Saat dimintai konfirmasi mengenai penggunaan material tersebut, Kepala Sekolah TK Pertiwi Siremeng, Indianti, S.Pd., menjelaskan bahwa toko material di wilayah Siremeng tidak memiliki stok semen merek Tiga Roda dan Semen Gresik.

Terkait pasir pasang berwarna cokelat yang diduga mengandung lumpur, Indianti menyampaikan bahwa kondisi tersebut terjadi karena kesalahan dalam pembelian material. Menurut keterangannya, pasir tersebut harus dicampur kembali dengan pasir abu.

Keterangan tersebut menjadi salah satu informasi yang perlu ditindaklanjuti untuk memastikan apakah material yang digunakan telah memenuhi persyaratan mutu dan spesifikasi teknis yang berlaku.

Progres Pembangunan Dinilai Lambat

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah perkembangan pekerjaan proyek revitalisasi TK Pertiwi Siremeng yang dinilai berjalan lambat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, setelah kurang lebih 40 hari kerja, progres pembangunan diperkirakan baru mencapai sekitar 30 persen.

Capaian tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pelaksanaan pekerjaan, terutama apabila dikaitkan dengan jadwal penyelesaian yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Namun, untuk menilai apakah progres tersebut mengalami keterlambatan secara resmi, diperlukan informasi mengenai jadwal pelaksanaan, target progres setiap tahapan, masa kontrak, serta laporan kemajuan pekerjaan yang telah diverifikasi.

Perlu Pemeriksaan dan Klarifikasi Pihak Terkait

Dengan nilai anggaran mencapai Rp532.631.000, pelaksanaan proyek revitalisasi TK Pertiwi Siremeng perlu mendapatkan perhatian agar pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan, spesifikasi teknis, dan prinsip akuntabilitas penggunaan anggaran.

Pihak pelaksana proyek, konsultan pengawas, serta instansi terkait perlu memberikan penjelasan mengenai jenis material yang digunakan, kesesuaiannya dengan dokumen kontrak, dan penyebab lambatnya progres pekerjaan.

Pemeriksaan terhadap mutu semen dan pasir juga penting dilakukan oleh pihak yang berwenang agar persoalan tersebut dapat dinilai berdasarkan hasil pengujian dan dokumen teknis, bukan semata-mata berdasarkan pengamatan visual.

Hingga persoalan tersebut mendapatkan penjelasan menyeluruh, dugaan ketidaksesuaian material dan lambatnya progres pembangunan perlu ditempatkan sebagai persoalan yang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Dengan demikian, kualitas bangunan yang nantinya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dapat dipastikan memenuhi persyaratan keselamatan dan kelayakan konstruksi.

Masyarakat berharap proyek revitalisasi TK Pertiwi Siremeng dapat diselesaikan sesuai jadwal, menggunakan material yang memenuhi spesifikasi, serta menghasilkan bangunan yang berkualitas demi menunjang kenyamanan dan keselamatan peserta didik.

Facebook Comments Box

Penulis : Eddy

Editor : Red jateng

Berita Terkait

Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al Jailani di Ponpes Al-Baghdadi Karawang, Dirangkai Khatmil Qur’an, Santunan Ratusan Anak Yatim dan Gambus Modern.
Ketua BPD Kalangsari Dudi Sutisna Ajak Warga Sukseskan Pilkades 2026 yang Damai, Berkualitas, dan Berintegritas
Kecamatan Pakisjaya Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
Kepala SMPN 8 Karawang Ajak Santri Perkuat Iman dan Semangat Perjuangan di Hari Santri Nasional
Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Berhasil Digagalkan Petugas Rutan Kelas 1 Jakpus
Istimewa! Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Karawang Tak Hanya Gelar Apel, Tapi Instruksikan Khataman Qur’an Serentak di Seluruh OPD
Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Berhasil Digagalkan Petugas Rutan Kelas 1 Jakpus
Kejari SegeraTindak Lanjuti Aduan Dugaan Pengondisian Tiga Kegiatan Pendidikan 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:53

Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Siremeng Senilai Rp.532 Juta Disorot, Material Dan Progres Pekerjaan Jadi Perhatian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:00

Ketua BPD Kalangsari Dudi Sutisna Ajak Warga Sukseskan Pilkades 2026 yang Damai, Berkualitas, dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05

Kecamatan Pakisjaya Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:54

Kepala SMPN 8 Karawang Ajak Santri Perkuat Iman dan Semangat Perjuangan di Hari Santri Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:28

Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Berhasil Digagalkan Petugas Rutan Kelas 1 Jakpus

Berita Terbaru