Kapolres Rokan Hilir Cek Kesiapan Peralatan Danmas Dan Ranmor Hadapi Situasi Nasional 

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id |Rokan Hilir – Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan menghadapi dinamika situasi nasional, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. melaksanakan pengecekan peralatan Dalmas (Pengendalian Massa) serta kendaraan bermotor (ranmor), Kamis (2/4/2026) sekira pukul 09.30 WIB di Lapangan Apel Mapolres Rokan Hilir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU), para Kabag, perwira, serta personel Polres Rokan Hilir.

Pengecekan dilakukan secara menyeluruh terhadap sarana dan prasarana pendukung guna mengantisipasi potensi aksi unjuk rasa maupun kegiatan masyarakat lainnya yang berkaitan dengan situasi nasional saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam memastikan seluruh personel dan perlengkapan berada dalam kondisi siap pakai.

“Kami melakukan pengecekan secara menyeluruh, baik personel maupun peralatan. Hal ini penting agar setiap saat diperlukan, anggota sudah siap bergerak cepat dan tepat dalam mengamankan situasi,” ujarnya.

Dalam pengecekan tersebut, sejumlah perlengkapan Dalmas diperiksa, antara lain tameng Dalmas, baju dan helm PHH, tali Dalmas, hingga peralatan taktis lainnya. Selain itu, kesiapan kendaraan operasional seperti mobil water cannon, truk Dalmas, kendaraan pengeras suara, mobil patroli, serta sepeda motor Dalmas juga turut menjadi perhatian.

Tidak hanya memastikan kondisi fisik peralatan, Kapolres juga menekankan pentingnya kemampuan personel dalam mengoperasionalkan seluruh perlengkapan dengan baik dan benar, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan optimal.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan Polres Rokan Hilir dalam menghadapi kemungkinan terjadinya aksi unjuk rasa maupun dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Selain itu, langkah ini juga sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan dilaksanakannya pengecekan ini, diharapkan seluruh personel Polres Rokan Hilir senantiasa siap siaga dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Polres Rokan Hilir.

(Sawaluddin)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi
Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan
Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 
HERLINA MAKSUM PIMPIN EDUKASI CEGAH STUNTING: PUSKESMAS DUNGALIYO DAN PT PNM CABANG MANADO BERSINERGI DEMI KESEHATAN IBU DAN ANAK
Enam Pj Kepala Desa se-Kecamatan Kedungwaringin Resmi Dilantik dan Diambil Sumpah Jabatan
DESA KARYASARI GELAR TABLIGH AKBAR DALAM RANGKA MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H
Sinergi TNI dan Pemkab Majalengka Hadirkan Infrastruktur Nyata untuk Masyarakat.
Bupati Karawang Lepas 287 Prajurit Yonif 305 Tengkorak untuk Misi Perdamaian Dunia
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:03

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22

Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:03

Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:32

HERLINA MAKSUM PIMPIN EDUKASI CEGAH STUNTING: PUSKESMAS DUNGALIYO DAN PT PNM CABANG MANADO BERSINERGI DEMI KESEHATAN IBU DAN ANAK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 02:47

Enam Pj Kepala Desa se-Kecamatan Kedungwaringin Resmi Dilantik dan Diambil Sumpah Jabatan

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:59