Garudapost.id |MANOKWARI, PAPUA BARAT — Senin, 29 Juni 2026 | 10.00 WIT Persoalan pembayaran kontrakan mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo di Kota Studi Manokwari kembali menjadi sorotan. Pemerintah Kabupaten Yahukimo diminta segera menyelesaikan dan melunasi kewajiban pembayaran kontrakan mahasiswa agar proses pendidikan tetap berjalan dengan aman dan nyaman.
Pembina Ikatan Mahasiswa Yahukimo, Bapak Agus Bomse, S.Pd, bersama DPO Yahukimo Agung Yual, menyampaikan bahwa mahasiswa Yahukimo yang sedang menempuh pendidikan di Manokwari membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Menurut mereka, mahasiswa merupakan aset pembangunan Kabupaten Yahukimo yang nantinya akan kembali mengabdi dan membangun daerah.
Ketua Korwil Ikatan Mahasiswa Yahukimo, Ima Siep, juga meminta Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Bupati, dan DPRD segera mengambil langkah nyata terkait persoalan pembayaran kontrakan mahasiswa.
“Mahasiswa adalah generasi penerus Yahukimo. Jangan sampai persoalan tempat tinggal mengganggu proses pendidikan mereka,” ujarnya.
Pemilik kontrakan Bapak Lazarus Indow, S.P., M.M, mengatakan kontrakan yang saat ini dihuni mahasiswa memiliki nilai sekitar Rp3 miliar dan telah menjadi tempat tinggal mahasiswa Yahukimo selama beberapa tahun di Manokwari.
Ia menjelaskan, kewajiban pembayaran kontrakan oleh Pemerintah Kabupaten Yahukimo sebesar Rp100 juta per tahun harus segera dibayarkan dan dilunasi.
Selain kontrakan, mahasiswa juga menyoroti kebutuhan uang makan dan minum asrama mahasiswa Yahukimo di Kota Studi Manokwari sebesar Rp40 juta, serta dukungan beasiswa sebesar Rp2 juta per mahasiswa untuk membantu kebutuhan pendidikan.
Lazarus menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, bukan beban mahasiswa maupun orang tua mahasiswa.
“Tempat ini kami berikan agar mahasiswa Yahukimo bisa tinggal dengan aman, belajar dengan baik, dan nantinya kembali membangun daerah. Kami berharap pemerintah segera merespons dan menyelesaikan kewajiban pembayaran,” katanya.
Mahasiswa Yahukimo berharap Pemerintah Kabupaten Yahukimo segera membuka komunikasi dan memberikan kepastian terkait pembayaran kontrakan serta dukungan pendidikan.
Mereka menilai pembangunan Yahukimo tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan sumber daya manusia.
“Mahasiswa adalah masa depan Yahukimo. Pemerintah harus hadir menjaga dan mendukung generasi muda yang sedang menuntut ilmu.”
Penulis: Domianus Lokobal

















