Garudapost.id, Kota Gorontalo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo kembali membuka ruang diskusi publik mengenai penyelenggaraan pemilu yang berintegritas melalui Bedah Buku Seri II bertajuk “Menjaga Integritas Pemungutan dan Penghitungan Suara”, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang digelar secara hybrid dari Aula KPU Kota Gorontalo itu diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari KPU Provinsi Gorontalo, KPU Kota Gorontalo, akademisi, partai politik, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Ketua KPU Kota Gorontalo, Mario S. Nurkamiden, membuka kegiatan tersebut didampingi jajaran anggota KPU Kota Gorontalo. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir secara langsung maupun mengikuti kegiatan melalui platform daring.
Menurut Mario, keterlibatan berbagai elemen dalam forum tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ruang pembelajaran bersama. Selain memperluas wawasan, diskusi lintas kalangan dinilai dapat memperkuat literasi demokrasi dan pemahaman masyarakat terhadap proses kepemiluan.
Bedah buku menghadirkan Hasyim Asy’ari, S.H., M.Si., Ph.D., selaku penulis buku “Menjaga Integritas Pemungutan dan Penghitungan Suara”. Dalam pembahasan, buku tersebut mengulas pentingnya integritas pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara sebagai salah satu unsur utama dalam menjaga kredibilitas serta legitimasi hasil pemilu.
Pembahasan semakin diperkaya dengan kehadiran tiga panelis. Mereka adalah Prof. Jesse Hession Grayman, M.A., M.P.H., Ph.D. dari The University of Auckland, New Zealand, yang mengikuti kegiatan secara daring, serta Dr. Hendrik Imran, S.Ag., M.Ag. dan Dr. Fadlyanto Koem, S.Ag., M.Pd., yang hadir secara langsung.
Jalannya diskusi dipandu oleh Muhammadun Bashar Laba, Anggota KPU Kota Gorontalo Divisi Penyelenggaraan Pemilu, selaku moderator. Turut hadir secara luring Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, Sukrin Saleh Thaib.
Melalui kegiatan ini, KPU Kota Gorontalo berupaya memperluas ruang dialog dan pertukaran pengetahuan mengenai kepemiluan. Forum tersebut juga menjadi sarana untuk menegaskan bahwa integritas dalam pemungutan dan penghitungan suara harus dijaga secara konsisten demi mewujudkan pemilu yang transparan, kredibel, dan dapat dipercaya masyarakat.
Humas : KPU
Penulis : RK


























