Lapas Wahai Panen 200 Bonggol Jagung, Wujud Nyata Kemandirian Pangan

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Wahai/Sebanyak 200 bonggol jagung dengan total mencapai 65,3 kilogram berhasil dipanen oleh petugas bersama Warga Binaan pekerja pada tahap pertama di lahan pertanian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai, Jumat (10/7). Proses panen akan terus dilakukan bertahap seiring masih adanya tanaman yang belum memasuki tingkat kematangan optimal.

Lapas Wahai mengelola lahan pinjam pakai seluas 1.221,08 m² yang ditanami jagung manis varietas Paragon, selain beberapa bedeng untuk tanaman tomat. Setelah melalui proses perawatan intensif bersama Warga Binaan, tanaman jagung tersebut kini memasuki masa panen.

Staf subseksi pembinaan, Frans Tepal, menjelaskan keberhasilan panen tersebut merupakan hasil pembinaan intensif yang baik antara petugas dan Warga Binaan selama proses budidaya. “Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemupukan hingga perawatan dilakukan secara bersama-sama. Hasil panen hari ini menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan sektor pertanian di Lapas Wahai sehingga manfaatnya makin dirasakan oleh Warga Binaan,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang Warga Binaan berinisial DS bersyukur mengikuti program pembinaan kemandirian tersebut. Menurutnya, pengalaman bercocok tanam memberikan pengetahuan baru sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.

“Kami belajar mulai dari menanam sampai memanen. Selain menambah keterampilan, hasil kerja kami juga dihargai melalui premi. Semoga ilmu yang kami peroleh di sini bisa menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” harap DS.

Di tempat terpisah, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, mengatakan program pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi media pembinaan yang memberikan nilai ekonomi dan manfaat nyata bagi Warga Binaan. “Program ketahanan pangan ini merupakan wujud nyata pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui kegiatan produktif sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah. Hasil panen akan dimanfaatkan sebagai premi bagi Warga Binaan yang terlibat, sebagian dipasarkan kepada masyarakat dan menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak,” terangnya.

Keberhasilan panen ini menjadi komitmen Lapas Wahai dalam mendukung program kemandirian pangan sebagai implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, salah satunya berfokus pada penguatan kemandirian pangan. Program tersebut diwujudkan melalui pengembangan sektor pertanian dengan memanfaatkan lahan tidur (idle land) menjadi lahan produktif. Selain mendukung ketahanan pangan nasional dan daerah, kegiatan ini menjadi pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.

Keberhasilan panen jagung tahap pertama ini diharapkan menjadi motivasi bagi Lapas Wahai untuk terus mengembangkan program pembinaan berbasis pertanian. Melalui pemanfaatan lahan optimal, Lapas Wahai tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menciptakan Warga Binaan yang lebih produktif, mandiri, dan bermanfaat untuk masyarakat.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bapas Saumlaki Hadirkan Kepedulian Nyata Melalui Aksi Gotong Royong Bersihkan Lokasi Pembangunan Gereja
Perkuat Pengawasan Digital, Kanwil Ditjenpas Maluku Optimalkan Trans Siberpas
Tuntaskan Target Monev dari Kanwil Ditjenpas Maluku, Lapas Namlea Buktikan Progresif Kinerja
Lapas Piru Panen Perdana 1.079 Mangga Hasil Kebun Produktif
Wamen Imipas Tekankan Penguatan Kinerja,Kanwil Ditjenpas Maluku Perkuat Komitmen
Evaluasi Kinerja hingga Oktober 2026, Bapas Saumlaki Perkuat Komitmen Capai Target dan Tingkatkan Akuntabilitas
Matangkan Persiapan Hari Bakti Kemenimipas Ke-2, Lapas Bandanaira Bentuk Panitia Pelaksana
Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan, Rutan Ambon Hasilkan Podium Upacara Melalui Program Pembinaan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05

Bapas Saumlaki Hadirkan Kepedulian Nyata Melalui Aksi Gotong Royong Bersihkan Lokasi Pembangunan Gereja

Rabu, 4 November 2026 - 19:01

Perkuat Pengawasan Digital, Kanwil Ditjenpas Maluku Optimalkan Trans Siberpas

Rabu, 4 November 2026 - 17:41

Tuntaskan Target Monev dari Kanwil Ditjenpas Maluku, Lapas Namlea Buktikan Progresif Kinerja

Rabu, 4 November 2026 - 17:37

Lapas Piru Panen Perdana 1.079 Mangga Hasil Kebun Produktif

Rabu, 4 November 2026 - 17:33

Wamen Imipas Tekankan Penguatan Kinerja,Kanwil Ditjenpas Maluku Perkuat Komitmen

Berita Terbaru

Kabupaten Bone Bolango

Kejati Gorontalo Resmi Buka 15 Layanan Publik Gratis dan Konsultasi Hukum

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:18