Menyambut PENAS Petani dan Nelayan: Menara Keagungan Limboto Bertransformasi Jadi Ikon Megah Gorontalo

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO,garudapost.id – Suasana di kawasan Menara Keagungan Limboto, Kabupaten Gorontalo, kini tampak jauh berbeda. Menjelang perhelatan akbar Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan yang dijadwalkan resmi dibuka pada 20 Juni mendatang, ikon kebanggaan masyarakat Gorontalo ini tengah menjalani renovasi besar-besaran. Transformasi ini dilakukan demi memastikan Menara Keagungan tampil lebih megah, modern, dan memukau, serta siap menyambut ribuan tamu dan delegasi dari seluruh penjuru Indonesia yang akan memadati Bumi Serambi Madinah.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait telah melakukan pembenahan menyeluruh dan terencana di kawasan menara. Langkah ini diambil dengan tujuan memberikan kesan mendalam dan tak terlupakan bagi setiap delegasi yang hadir. Dalam skala nasional, PENAS bukan sekadar ajang pertemuan rutin, melainkan etalase bagi Gorontalo untuk menunjukkan wajah daerah yang progresif, bersih, dan menawan.

Sentuhan Estetika dan Modernisasi Infrastruktur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perubahan paling mencolok terlihat pada struktur utama menara. Sentuhan estetika baru telah diaplikasikan secara detail, di mana dinding menara kini dilapisi nuansa emas berkilau. Pemilihan warna ini memberikan kesan elegan dan megah, sekaligus melambangkan kejayaan serta kemakmuran tanah Gorontalo.

Tidak hanya berfokus pada struktur menara, penataan lansekap di kawasan sekitar juga mendapatkan perhatian serius. Taman di area depan menara telah disulap menjadi ruang terbuka yang lebih fungsional dan estetik. Hamparan rumput sintetis berkualitas tinggi kini menutupi area taman, menciptakan suasana asri, bersih, dan nyaman bagi pengunjung yang ingin bersantai maupun berfoto.

Salah satu inovasi teknologi yang menjadi daya tarik utama adalah kehadiran videotron berbentuk bola raksasa. Instalasi modern ini diprediksi akan menjadi magnet baru bagi warga dan wisatawan. Videotron tersebut dirancang untuk menyajikan pengalaman visual dinamis dengan menayangkan informasi seputar PENAS maupun potensi pariwisata Gorontalo, menjadikan kawasan ini sebagai ruang publik yang atraktif dan interaktif.

Pesona Cahaya di Malam Hari

Keindahan Menara Keagungan Limboto tidak hanya berhenti pada tampilan fisiknya saat siang hari. Justru saat malam tiba, menara ini dipastikan akan memancarkan pesona yang lebih magis. Pemerintah daerah telah menyiapkan sistem tata cahaya (lighting) spektakuler yang terintegrasi di sepanjang struktur menara.

Permainan lampu ini akan menghadirkan kilauan warna dinamis, menjadikan menara sebagai mercusuar simbol kemajuan dan semangat baru bagi Bumi Serambi Madinah. Pemandangan ini diyakini akan menjadi titik swafoto favorit bagi para peserta PENAS, sekaligus menjadi latar indah untuk berbagai rangkaian acara malam hari selama masa perhelatan berlangsung.

Momentum Bersejarah bagi Gorontalo

Pihak pemerintah daerah menegaskan bahwa segala upaya perbaikan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjadi tuan rumah terbaik.

“PENAS Petani dan Nelayan pada 20 Juni mendatang bukan sekadar agenda nasional, melainkan momentum bersejarah bagi kita semua. Gorontalo harus siap menyambut para petani dan nelayan dari seluruh Nusantara dengan kombinasi kemegahan infrastruktur, keramahan pelayanan, dan keindahan wajah baru Menara Keagungan,” ujar salah satu pejabat terkait saat meninjau lokasi.

Lebih dari sekadar menyambut tamu, transformasi Menara Keagungan Limboto diharapkan memiliki dampak jangka panjang. Kawasan ini diproyeksikan menjadi warisan destinasi wisata unggulan yang akan terus memikat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang berkunjung ke Gorontalo di masa depan.

Dengan wajah baru yang penuh pesona ini, Gorontalo kini siap “berkilau” dan bersinar terang di mata para tamu nasional, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai destinasi yang layak diperhitungkan dalam peta pariwisata Indonesia.

Penulis: Zulkipli Uno
Editor: Redaksi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari Masjid Al-Mukarramah, Doa dan Dzikir Menghidupkan Maulid Nabi Secara Tradisional
LAMAHU Tour & Travel Gorontalo Hadirkan Dua Program Umroh Spesial: Keberangkatan September 2026 dan Umroh Milad ke-9 di Bulan Ramadan 2027
Tiga KPPN Award untuk Kabupaten Gorontalo, Kinerja Sofyan–Tonny di Bidang Anggaran Berbuah Apresiasi
Memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ, LAMAHU Umroh & Tour Gelar Seminar Umroh dan Haji di Cafe Tanateman
Sehari Dua Masjid, Zulfikar Usira Hadiri Doa Maulid dan Dekat dengan Masyarakat
Puluhan Jamaah Masjid Khoirul Huda Khusyuk Salat Jumat dan Simak Khotbah tentang Maulid Nabi
Kemarau Panjang Mengancam Pasokan Air, Perumda Tirta Limutu Gelar Sholat Istisqa
Meriahkan Dies Natalis ke-51, SDN 70 Kota Tengah Gorontalo Pamerkan Kreativitas dan Bakat Siswa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:43

Dari Masjid Al-Mukarramah, Doa dan Dzikir Menghidupkan Maulid Nabi Secara Tradisional

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:14

LAMAHU Tour & Travel Gorontalo Hadirkan Dua Program Umroh Spesial: Keberangkatan September 2026 dan Umroh Milad ke-9 di Bulan Ramadan 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:49

Tiga KPPN Award untuk Kabupaten Gorontalo, Kinerja Sofyan–Tonny di Bidang Anggaran Berbuah Apresiasi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:37

Memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ, LAMAHU Umroh & Tour Gelar Seminar Umroh dan Haji di Cafe Tanateman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:35

Sehari Dua Masjid, Zulfikar Usira Hadiri Doa Maulid dan Dekat dengan Masyarakat

Berita Terbaru