Garudapost.id BOROKO — Di tengah bergulirnya kasus hukum yang menimpa Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, sebuah coretan tangan sarat emosional dari putri tertuanya beredar dan menyita perhatian publik.
Surat yang ditulis langsung oleh sang anak yang akrab disapa “Kaka Rikka” tersebut menggambarkan ketegaran keluarga serta keyakinan penuh bahwa sang ayah akan mendaptkan keadilan.senin 5 Oktober 2026.
Dalam surat terbuka berkertas garis tersebut, Rikka mengawali pesannya dengan meminta doa restu kepada sang ayah karena dirinya hendak menempuh ujian sekolah.
“Papa.. kaka mo ikut ujian dulu yaa, doakan kaka mampu jalani ini,” tulis Rikka membuka surat cintanya.
Meski sang ayah kini tengah berhadapan dengan proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rikka dengan tegas menyuarakan dukungannya.
Ia menegaskan keyakinan bahwa sang ayah tidak melakukan apa yang dituduhkan dan optimis ayahnya akan pulang dan berkumpul kembali dengan keluaraganya.
“Kaka juga selalu mendoakan yang paling terbaik untuk papa. Kaka yakin papa tidak bersalah dan papa pasti bebas,” lanjutnya dengan menyematkan simbol hati kecil di sela tulisannya.
Anak tertua Bupati Bolmut ini juga menuliskan pesan penuh harapan mengenai lembaran baru yang akan mereka jalani bersama setelah situasi pelik ini berakhir.
Rikka berjanji akan selalu mendampingi ayahnya dalam keadaan apa pun.
“Setelah semua badai ini berlalu, nanti torang mulai dari awal ulang, kaka akan selalu ada untuk papa. Kaka titip papa sama Allah, semoga selalu ditemani & dilindungi Pa…”
Tidak hanya dari pihak keluarga inti, Rikka mengisyaratkan bahwa kerinduan dan dukungan mengalir deras dari masyarakat di wilayah kediaman, Boroko, kecamatan Kaidipang.
Deretan nama tokoh keluarga maupun kerabat dekat ikut dititipkan dalam surat tersebut guna menguatkan mental sang bupati.
“Masyarakat Boltata menanti kebebasan papa.. dan kk juga yang paling depan menanti kepulangan papa di Boroko.Mereka titip salam dan rindu untuk papa.. Ea dan Atapung juga kangen sekali.. & tentunya masih banyak yang sayang papa…”
Surat cinta yang mengharukan tersebut ditutup dengan pesan manis dari sang putri sulung, “With love, kaka rikka,” lengkap dengan simbol dua hati.
Penulis : Sm
Editor : Sm



















