Omzet Pedagang Pasar di Pemalang Anjlok Dihantam Musim PPDB dan Bulan Suro

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang-Jateng||garudapost.id

Lorong-lorong di Pasar Bojongbata tampak lengang pada Minggu pagi menjelang siang, Deretan Los yang biasanya riuh oleh tawar-menawar antar pembeli, kini lebih banyak didominasi oleh pedagang yang duduk melamun menanti pelanggan.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana sepi ini bukanlah pemandangan sementara, melainkan fenomena tahunan yang terasa semakin berat bagi para pelaku usaha kecil.

Kondisi pasar yang lesu ini dipicu oleh dua faktor utama yang terjadi secara bersamaan.

 

Pertama, puncak musim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Mayoritas orang tua saat ini harus memprioritaskan keuangan mereka untuk kebutuhan biaya masuk sekolah, seragam, hingga perlengkapan belajar anak.

 

“Boro-boro mau beli baju atau perabotan baru, uang yang ada sudah habis buat bayar daftar ulang sekolah anak dan beli seragam. Harus pintar-pintar menghemat pengeluaran,” Lastri (40 ), seorang ibu rumah tangga yang sedang berbelanja kebutuhan pokok harian di Pasar Bojongbata Pemalang,pada Minggu ( 5/7 ).

 

Tidak hanya dari sisi pembeli, pedagang kebutuhan sekunder seperti pakaian, perhiasan, dan bahan bangunan juga menjerit karena benturan budaya.

 

Berdasarkan kalender Jawa, masyarakat tengah memasuki Bulan Suro. Dalam tradisi turun-temurun, bulan ini kerap dihindari untuk menggelar berbagai acara hajatan besar seperti pernikahan, sunatan, hingga pindah rumah.

Akibatnya, pesanan barang seperti kain seragam, suvenir, hingga bahan pokok untuk hajatan mengalami penurunan drastis.

 

Penurunan omzet ini dirasakan merata oleh para pedagang.

 

“Kalau Suro memang biasanya orang Jawa tidak berani mengadakan hajatan atau pindahan rumah. Ditambah lagi sekarang musim anak masuk sekolah. Omzet saya anjlok dibandingkan bulan-bulan biasa, karena tidak sepi yang beli,” keluh Dion salah satu pedagang Sembako.

 

Kelesuan pasar tradisional di tengah momen krusial ini menuntut adanya strategi bertahan dari para pedagang. Beberapa pedagang mulai beralih menjajakan dagangannya secara jemput bola langsung ke permukiman warga atau mencoba merambah pemasaran daring (online) untuk menjangkau pembeli di luar wilayah yang terdampak kebiasaan musiman.

 

Meski demikian, para pedagang berharap daya beli masyarakat dapat segera pulih dan transaksi perekonomian di pasar tradisional dapat kembali normal seiring berakhirnya masa libur sekolah dan bulan Suro.

Facebook Comments Box

Penulis : Ragil

Editor : Red jateng

Berita Terkait

Upacara Bendera Warga Binaan Pemasyarakatan
Desa Pendawa Gelar Sedekah Bumi dan Haul Massal, “Merawat Jagat Dengan Tradisi dan Toleransi
Jamiyah Ibu-Ibu RT 36 Adiwerna Ziarah ke 15 Makam Sesepuh dan Wali, Bapak RT Ikut Turun Langsung
Jaga Kondusivitas Kawasan Wisata, Raimas Polres Badung Intensifkan Patroli Dialogis di Tibu Beneng
Blue Light Patrol Polres Badung Sambangi Hiburan Malam Batu Bolong, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Apel Jam Pimpinan, Wakapolda Bali Dorong Evaluasi Kinerja dan Penguatan Pelayanan Publik
Festival Budaya RAKSAKA FEST II 2026 Sukses Digelar, Polsek Kuta Selatan Pastikan Situasi Kondusif
Patroli Gabungan di Pelabuhan Benoa, Sinergitas Aparat Perkuat Pengamanan Kawasan Strategis
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:35

Upacara Bendera Warga Binaan Pemasyarakatan

Senin, 6 Juli 2026 - 20:31

Omzet Pedagang Pasar di Pemalang Anjlok Dihantam Musim PPDB dan Bulan Suro

Senin, 6 Juli 2026 - 19:55

Desa Pendawa Gelar Sedekah Bumi dan Haul Massal, “Merawat Jagat Dengan Tradisi dan Toleransi

Senin, 6 Juli 2026 - 19:23

Jaga Kondusivitas Kawasan Wisata, Raimas Polres Badung Intensifkan Patroli Dialogis di Tibu Beneng

Senin, 6 Juli 2026 - 19:20

Blue Light Patrol Polres Badung Sambangi Hiburan Malam Batu Bolong, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Uncategorized

Upacara Bendera Warga Binaan Pemasyarakatan

Senin, 6 Jul 2026 - 20:35