IMPT Akan Gelar Long March di Manokwari, Angkat Isu “Darurat Papua Darurat Militerisme”

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, Garudapost.id– Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) akan menggelar aksi long march di Kota Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (7/7/2026) mulai pukul 08.00 WIT hingga selesai. Aksi tersebut mengusung tema “Darurat Papua Darurat Militerisme” dengan fokus pada penyampaian aspirasi terkait situasi kemanusiaan dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Kabupaten Intan Jaya.

 

Rencana aksi disampaikan oleh Koordinator Lapangan (Korlap) IMPT, **Noak Miagoni**, dalam keterangan pers di Sekretariat IMPT, Manokwari, Senin (6/7/2026). Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai sesuai ketentuan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Long march dijadwalkan dimulai dari Amban Mbamar, kemudian bergerak menuju Kantor Lurah Amban, melintasi Lampu Merah Makalew, dan berakhir di Kantor Komnas HAM Papua Barat sebagai lokasi penyampaian tuntutan secara resmi.

Sebagai bagian dari persiapan, IMPT telah membagikan selebaran pemberitahuan dan undangan kepada masyarakat di sepanjang rute aksi, mulai dari kawasan Lampu Merah Makalew hingga Amban Mbamar. Selain itu, panitia juga telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada aparat kepolisian, mulai dari Polsek Amban hingga Polres Manokwari, guna mendukung pelaksanaan aksi yang tertib dan sesuai ketentuan hukum.

Noak Miagoni menegaskan bahwa seluruh peserta aksi diminta menjaga ketertiban serta tidak membawa maupun mengonsumsi minuman keras (miras), senjata tajam, atau benda-benda yang dapat memicu tindakan kekerasan.

Kami ingin aksi ini berjalan murni sesuai dengan keinginan rakyat. Tidak ada ruang bagi provokasi atau kekerasan. Kami datang untuk menyuarakan aspirasi, bukan untuk merusak,” tegas Noak Miagoni.

IMPT berharap aksi damai tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat Papua, khususnya warga Manokwari, untuk menyampaikan kepedulian terhadap situasi kemanusiaan di Papua melalui cara-cara yang damai dan sesuai dengan prinsip demokrasi.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai pengamanan dan tanggapan terhadap rencana aksi tersebut.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dinkes Manokwari Gelar Pelatihan Pengelolaan Limbah Medis, Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan
BBPK Makassar Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan Manokwari Melalui Pelatihan Pengelolaan Limbah Medis
IMIJ akan Gelar Aksi Damai di Manokwari, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM di Intan Jaya
IMPT KORYAL Yalimo Tetapkan Program Kerja dan Skema Pendanaan Wisuda 2026 di Manokwari
UNIPA Apresiasi 80 Tahun Pengabdian POLRI, Perkuat Komitmen Membangun Papua
Jika Brazil Lolos, Manokwari Bersiap Ramai? Lazarus Indow Ungkap Rencana Besar
Kontrakan Mahasiswa Yahukimo di Manokwari Belum Dilunasi, Pemkab Diminta Segera Bertindak
SK Pemekaran Yalimo Diduga Jadi Jaminan Pinjaman Rp250 Miliar, Ahim Hela Kombo Minta Pemerintah Jelaskan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:22

IMPT Akan Gelar Long March di Manokwari, Angkat Isu “Darurat Papua Darurat Militerisme”

Senin, 6 Juli 2026 - 19:28

Dinkes Manokwari Gelar Pelatihan Pengelolaan Limbah Medis, Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan

Senin, 6 Juli 2026 - 18:59

BBPK Makassar Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan Manokwari Melalui Pelatihan Pengelolaan Limbah Medis

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:12

IMIJ akan Gelar Aksi Damai di Manokwari, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM di Intan Jaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:42

IMPT KORYAL Yalimo Tetapkan Program Kerja dan Skema Pendanaan Wisuda 2026 di Manokwari

Berita Terbaru

Uncategorized

Upacara Bendera Warga Binaan Pemasyarakatan

Senin, 6 Jul 2026 - 20:35