Optimalkan Pelayanan di Tengah Tantangan, Pemkab Toba Terapkan Sistem Kerja Fleksibel Mulai 24 April

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id // Sumut

TOBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba resmi menerapkan penyesuaian sistem kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kebijakan Work From Home (WFH) yang akan mulai diberlakukan pada 24 April 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Bupati Toba, Jumat (17/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Wabup menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian jam kerja menjadi empat hari dalam seminggu merupakan langkah adaptif pemerintah daerah dalam merespons dinamika global yang berdampak hingga ke daerah, termasuk Kabupaten Toba.

Meski menerapkan sistem WFH, ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun. Seluruh ASN diminta tetap menjaga produktivitas dan komitmen dalam melayani masyarakat.

“Bagi rekan-rekan di bidang IT, mungkin penyesuaian ini bisa dilakukan dengan mudah. Namun bagi yang berada di garda terdepan pelayanan masyarakat, ini adalah tantangan serius. Kita harus bekerja dua kali lebih keras agar kinerja tidak menurun.

Masyarakat membutuhkan kehadiran kita, maka kita harus tetap responsif dan terbuka dalam memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.

Melalui kebijakan ini, Pemkab Toba berkomitmen menyeimbangkan efisiensi kerja dengan kewajiban memberikan pelayanan prima di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan.
Selain itu, Wabup juga menyoroti pentingnya pengelolaan aset daerah sesuai aturan yang berlaku. Ia mendorong instansi terkait untuk memanfaatkan aset daerah secara optimal melalui pola kerja sama sistem sewa, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Beberapa aset yang dinilai memiliki potensi tersebut di antaranya Balai Benih Ikan di Tambunan, Kecamatan Balige, serta Guest House Gurgur di Kecamatan Tampahan.

Dengan langkah ini, diharapkan Pemkab Toba mampu tetap hadir memberikan pelayanan maksimal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.(Tomuan.S)

Penulis : (T.M.S)

Editor : Armend

Berita Terkait

Diduga Proyek Siluman, Pembangunan Irigasi Bondar Sabukkaan Dusun 5 Tanpa Papan Informasi
Bupati Toba Sampaikan Nota Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap P-APBD 2026
Siswa SMA di Ajibata Diamankan Polisi, Diduga Bawa Ganja ke Sekolah
Penerapan K3 pada Proyek Revitalisasi Sekolah di Toba Disorot, Pelaksana Diminta Berikan Penjelasan
Pemkab Toba Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Puting Beliung di Sigumpar dan Laguboti
Fraksi-Fraksi DPRD Toba Sepakat Ranperda Perubahan APBD 2026 Dilanjutkan ke Tahap Pembahasan
Sekda Toba Hadiri Pencanangan Zona Integritas dan Forum Konsultasi Publik Balai POM di Toba
Bupati Toba Sampaikan Nota Pengantar P-APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Menurun dan Belanja Mengalami Peningkatan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:26

Diduga Proyek Siluman, Pembangunan Irigasi Bondar Sabukkaan Dusun 5 Tanpa Papan Informasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:16

Bupati Toba Sampaikan Nota Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap P-APBD 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:55

Siswa SMA di Ajibata Diamankan Polisi, Diduga Bawa Ganja ke Sekolah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

Penerapan K3 pada Proyek Revitalisasi Sekolah di Toba Disorot, Pelaksana Diminta Berikan Penjelasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:27

Pemkab Toba Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Puting Beliung di Sigumpar dan Laguboti

Berita Terbaru