Karawang|GarudaPost.id – Petani di Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, mendapat angin segar setelah menerima bantuan melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas jaringan irigasi guna mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Program yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp195.000.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 untuk peningkatan jaringan irigasi di Kelurahan Mekarjati.
Realisasi program tersebut merupakan hasil perjuangan dan dukungan aspirasi Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Saan Mustopa bersama Dian Pahrud Jaman, yang terus mendorong pembangunan infrastruktur pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Karawang.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mekar Tani dan ditandai dengan pemasangan papan informasi proyek di area persawahan Kampung Secang RT 001 RW 007, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, pada Senin (6/7/2026).
Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan yang dilaksanakan adalah Peningkatan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Jatiluhur/BTUB 8 dengan Nomor Kegiatan HK.02.01/B/BBWS5.12.3/2026/374. Pekerjaan tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 45 hari kalender.
Ketua P3A Mekar Tani, Ade Herman, didampingi Sekretaris Riki Akbar dan Bendahara Darman (Bungsu), mengaku bersyukur atas terealisasinya bantuan tersebut.
“Kami sangat bersyukur bantuan P3-TGAI ini turun. Jaringan irigasi di wilayah kami sudah lama membutuhkan perbaikan. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap aliran air ke sawah menjadi lebih lancar sehingga hasil panen petani dapat meningkat,” ujar Ade Herman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah serta kepada Saan Mustopa dan Dian Pahrud Jaman yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga program tersebut dapat direalisasikan di Kelurahan Mekarjati.
Program P3-TGAI memiliki karakteristik pelaksanaan secara swakelola, di mana seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban, dikerjakan langsung oleh kelompok petani penerima manfaat tanpa melibatkan pihak ketiga.
Melalui sistem swakelola tersebut, pemerintah berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur irigasi yang dibangun sehingga pemeliharaannya dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) Citarum menjelaskan bahwa Program P3-TGAI bertujuan mempercepat peningkatan fungsi jaringan irigasi tersier yang menjadi penunjang utama sektor pertanian.
Kelurahan Mekarjati sendiri merupakan salah satu wilayah sentra produksi padi di Kecamatan Karawang Barat. Dengan perbaikan jaringan irigasi ini, diharapkan distribusi air menjadi lebih optimal, produktivitas pertanian meningkat, dan mampu mendukung program ketahanan pangan nasional.
Seluruh anggota P3A Mekar Tani bersama masyarakat petani berkomitmen melaksanakan program tersebut secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, sehingga dana sebesar Rp195 juta benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan petani dan keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Karawang.
Penulis : Kevin
Editor : Redaksi

















