Mesuji – GARUDAPOST.ID – Pasca terjadinya tindak pidana pengerusakan dan pembakaran pondok pesantren Nurul Jadid yang terjadi pada hari Jum,at 08 Mei 2026 kemarin yang berada di Desa Tanjung Mas Jaya Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, pada hari Sabtu (09/05/2026)
Kapolsek Mesuji Timur bersama anggota melaksanakan mitigasi dengan perangkat desa serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat bertempat di Balai Desa Tanjung Mas Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek IPDA Andri Fermandes S.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan himbauan kepada seluruh lapisan elemen masyarakat untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban pasca terjadinya peristiwa pengerusakan atau pembakaran gedung Ponpes Nurul Jadid.
“Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif jangan adalagi kejadian serupa di kemudian hari, serta menyerahkan senjata permasalahan ini kepada pihak kepolisian,” ucapnya Kapolsek Ipda Andri Fermandes S.H.
Selain itu, IPDA Andri Fermandes juga mengajak untuk masing-masing pihak untuk menahan diri supaya tidak timbul masalah baru dan tetap terjaga stabilitas keamanan setempat.
“Terkait proses hukum, mari kita serahkan dan percayakan kepada pihak kepolisian Polres Mesuji,” ujarnya Minggu (10/05/2026)
Di tempat yang sama, kepala Desa Tanjung Mas Jaya Suyatno mengucapkan terima kasih kepada Jajaran Polsek Mesuji Timur khususnya Kapolsek yang sudah bersedia untuk duduk bareng bersama dalam menangani permasalahan perusakan dan pembakaran Ponpes.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolsek dan Jajarannya pada hari ini bersedia duduk bersama kami guna menyelesaikan permasalahan yang telah terjadi di Desa Kami,” ungkapnya Suyatno.
Selain itu, Kepala Desa juga meminta maaf atas insiden yang terjadi di desa kami, dan kepada masyarakat, dirinya meminta untuk kedepannya agar bersama sama menjaga keamanan agar tetao kondusif.
“Saya selaku kepala desa mewakili masyarakat, meminta maaf kepada Jajaran Polsek Mesuji Timur atas insiden yang telah terjadi, mudah mudahan kedepannya masyarakat kami dapat menjaga kondusifitas keamanan di desa kami dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada , dan insiden seperti ini jangan sampai terulang kembali,” ungkapnya. (Juari)










