Pastikan tidak ada fasilitas mewah, Lapas Geser gandeng forkopimcam dan stakeholder tinjau Blok dan kamar hunian

Selasa, 29 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Geser/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menunjukkan komitmen penuh dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan humanis. Melalui sinergi bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Seram Timur serta stakeholder terkait, Lapas Geser menggelar pemantauan dan pengawasan langsung terhadap seluruh fasilitas serta pelayanan pemasyarakatan, Selasa (29/9).

Kegiatan diawali dengan agenda coffee morning di Aula Lapas Geser yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Agenda sinergis ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, beserta jajaran pejabat struktural; Danramil 1502-04 Geser, Kapten Inf. Iksan Pattimura, Kapolsek Geser, Iptu Jufrin Djaena, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Seram Timur, Muhamad Syafi Rumalutur; mantan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Seram Timur, Saripan Arey, serta perwakilan dosen STAI Seram Timur, Muhammad Ipaloat dan Ahmad Rumodar.

Usai diskusi bersama, rombongan melakukan peninjauan langsung ke area kamar dan blok hunian warga binaan. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh terhadap barang, fasilitas, instalasi, hingga perlengkapan pendukung lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menegaskan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana di Lapas Geser digunakan sesuai peruntukan serta mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kami memastikan setiap fasilitas pada blok dan kamar hunian sesuai peruntukan dan SOP, serta penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas. Kami tegaskan juga bahwa tidak ada fasilitas mewah atau perlakuan istimewa di Lapas Geser, semua warga binaan memperoleh pelayanan dan hak yang setara,” tegas Nober.

Nober juga menambahkan bahwa keterlibatan pihak luar seperti Forkopimcam dan akademisi merupakan bentuk keterbukaan informasi dan akuntabilitas publik yang dibangun oleh Lapas Geser.

“Lapas tidak bisa berdiri sendiri dalam membina warga binaan. Dukungan dari TNI, Polri, KUA, hingga unsur akademisi sangat krusial. Masukan dan pengawasan dari para stakeholder hari ini menjadi modal berharga bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pemenuhan hak-hak warga binaan, sekaligus memastikan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan berjalan optimal,” tegas Nober.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolsek Geser, Iptu Jufrin Djaena, memberikan apresiasi atas transparansi serta kerapian sistem pelayanan di Lapas Geser.

“Saya dan rombongan Forkopimcam melihat secara langsung keberadaan dan kondisi warga binaan di sini. Sistem pelayanan di Lapas Geser telah berjalan sangat baik sesuai mekanisme dan SOP yang berlaku. Kami juga memastikan tidak ada fasilitas mewah di dalam blok maupun kamar hunian. Tidak ada perbedaan maupun perlakuan khusus terhadap siapapun, semua narapidana memperoleh hak dan perlakuan yang sama secara adil. Atensi serta petunjuk teknis telah dilaksanakan dengan sangat baik,” ujar Iptu Jufrin Djaena.

Senada dengan hal tersebut, Danramil 1502-04 Geser, Kapten Inf. Iksan Pattimura, turut menepis berbagai kabar miring atau narasi negatif yang sempat beredar di media sosial. Menurutnya, kondisi riil di lapangan membuktikan kinerja profesional seluruh jajaran petugas Lapas Geser.

“Kunjungan hari ini membuktikan bahwa pelayanan di Lapas Geser betul-betul dilaksanakan sesuai perintah undang-undang. Kami memastikan isu-isu negatif yang sempat viral itu tidak benar, termasuk isu mengenai adanya fasilitas mewah yang sama sekali tidak kami temukan di sini. Situasi di dalam sangat kondusif, terlihat dari warga binaan yang tampak bahagia, ramah, serta petugas yang sangat humanis dalam memberikan pelayanan, baik kepada warga binaan maupun masyarakat yang melakukan kunjungan,” ungkap Kapten Inf. Iksan Pattimura.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kepala KUA Seram Timur, Muhamad Syafi Rumalutur. Beliau mengapresiasi pemenuhan hak-hak spiritual warga binaan yang dinilai berjalan sangat optimal dan menyentuh sisi humanis.

“Kami dari Kementerian Agama melalui KUA sangat mengapresiasi keterbukaan Lapas Geser. Kami melihat langsung bahwa pembinaan keagamaan di sini berjalan dengan konsisten. Hak beribadah warga binaan dipenuhi dengan sangat baik, lingkungan blok pun aman dan tenang, sehingga sangat mendukung proses pertobatan dan perbaikan diri mereka. Kami siap terus bersinergi memberikan penyuluhan agama demi memperkuat mental spiritual para warga binaan,” tutur Muhamad Syafi Rumalutur.

Melengkapi dukungan tersebut, perwakilan dosen STAI Seram Timur, Ahmad Rumodar, menyampaikan pandangan profesionalnya terhadap atmosfer pembinaan yang berjalan di dalam Lapas.

“Pembinaan spiritual dan pendekatan sosial di Lapas Geser berjalan sangat baik. Sinergi antara pemangku kepentingan agama dan dunia pendidikan tinggi seperti STAI siap terus dilanjutkan untuk mendukung program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi para warga binaan di Lapas Geser,” tambah Ahmad Rumodar.

Melalui peninjauan bersama ini, Lapas Geser membuktikan bahwa keterbukaan, sinergisitas dengan Aparat Penegak Hukum (APH), serta pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Karantina Maluku Periksa 103,65 Kg Sirip Hiu Kering, Pastikan Jenis dan Jumlah Sesuai
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Rutan Ambon, Terima Kunjungan Ombudsman Provinsi Maluku 
Bapas Kelas II Saumlaki Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Secara Daring
Ombudsman dan Pemasyarakatan Maluku Bersinergi Wujudkan Layanan Publik Berkualitas di Ambon
Buka Peluang Masa Depan, Rutan Kelas IIA Ambon Gencarkan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Cegah Gangguan Keamanan, Lapas Saumlaki Intensifkan Pengecekan Barang dan Instalasi Terlarang
SKD Poltek Imipas TA 2026 di Ambon Berlangsung Transparan
Visitasi Fasilitas Kesehatan: Dinkes Kepulauan Aru Sambangi Lapas Kelas III Dobo
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 09:18

Karantina Maluku Periksa 103,65 Kg Sirip Hiu Kering, Pastikan Jenis dan Jumlah Sesuai

Rabu, 30 September 2026 - 08:31

Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Rutan Ambon, Terima Kunjungan Ombudsman Provinsi Maluku 

Selasa, 29 September 2026 - 21:27

Bapas Kelas II Saumlaki Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Secara Daring

Selasa, 29 September 2026 - 21:11

Ombudsman dan Pemasyarakatan Maluku Bersinergi Wujudkan Layanan Publik Berkualitas di Ambon

Selasa, 29 September 2026 - 21:02

Buka Peluang Masa Depan, Rutan Kelas IIA Ambon Gencarkan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Berita Terbaru