Pembinaan Berkelanjutan di Rutan Dorong Warga Binaan Terus Berkarya

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Ambon// Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Salah satu bentuk nyata yang dilakukan ialah keberhasilan warga binaan dalam membudidayakan tanaman hidroponik serta menghasilkan karya berupa kursi sofa yang memiliki nilai jual tinggi melalui program pelatihan keterampilan. Sabtu (5/16)
Kegiatan ini selaras dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang menitikberatkan pada pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan yang produktif, kreatif, dan bernilai guna.

Pada sektor pertanian, warga binaan berhasil memanfaatkan lahan yang tersedia untuk membudidayakan berbagai tanaman hidroponik secara optimal. Melalui proses perawatan yang dilakukan secara rutin, tanaman yang dihasilkan tumbuh subur, segar, dan memiliki nilai manfaat bagi kebutuhan sehari-hari. Program ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang tidak menjadi penghalang untuk terus berkarya dan produktif.

Selain di bidang pertanian, warga binaan juga aktif mengikuti pelatihan pembuatan kursi sofa. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan dibimbing mulai dari proses perakitan rangka, pemasangan busa, hingga tahap finishing. Hasil karya yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, desain yang menarik, serta bernilai jual tinggi sehingga berpotensi menjadi produk unggulan hasil pembinaan kemandirian di Rutan Ambon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan sekaligus mendukung program pemerintah.

“Program pembinaan ini merupakan wujud nyata komitmen Rutan Ambon dalam menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan. Kami berharap kemampuan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Salah satu warga binaan berinisial H.F mengaku merasa senang dan termotivasi mengikuti kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, program keterampilan yang diberikan sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman dan kemampuan baru yang dapat digunakan setelah selesai menjalani masa pidana.

“Selama mengikuti kegiatan ini saya banyak belajar, mulai dari cara membuat sofa hingga merawat tanaman hidroponik. Kegiatan ini membuat kami lebih produktif dan memberikan harapan untuk bisa memiliki usaha sendiri setelah bebas nanti,” ungkap H.F.
Program pembinaan ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembelajaran yang berkelanjutan. Warga binaan mendapatkan pendampingan langsung dari petugas sehingga mampu memahami setiap tahapan pekerjaan dengan baik. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan memperoleh bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan yang terus berjalan, warga binaan tidak hanya dibentuk menjadi pribadi yang terampil, tetapi juga lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Semangat untuk terus berkarya dari dalam rutan menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan mampu menghadirkan perubahan positif dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan yang lebih baik di masa depan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan
Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas
Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE
Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda
Wujud Sinergi dan Teladan Toleransi, Kalapas Geser Ikuti Pawai Akbar 1 Muharram 1448 H Di Negeri Geser
Tutup Program Magang, Lapas Saumlaki Lepas Peserta dengan Penuh Apresiasi
Penataan Hunian dan Pembinaan Jadi Fokus, Rutan Ambon Pindahkan 5 Narapidana ke Lapas Ambon
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:52

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46

Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36

Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:20

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:11

Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda

Berita Terbaru