GORONTALO,garudapost.id– Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali menunjukkan keberpihakannya terhadap ekonomi kerakyatan melalui penyaluran 971 voucher bahan bakar minyak (BBM) gratis bagi para pengemudi bentor yang akan tersebar di 19 kecamatan.
Penyaluran tahap awal dilaksanakan di Gedung Kasmat Lahay, Rabu (17/6/2026), dengan sebanyak 403 voucher diserahkan kepada pengemudi bentor di enam kecamatan, yakni Kecamatan Limboto, Limboto Barat, Telaga, Telaga Biru, Telaga Jaya, dan Tilango.
Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga produktivitas sektor informal yang selama ini menjadi bagian penting dari denyut perekonomian masyarakat.
Menurutnya, para pengemudi bentor akan menjadi salah satu ujung tombak pelayanan transportasi selama pelaksanaan PENAS XVII yang diperkirakan akan menghadirkan ribuan tamu dan peserta dari seluruh Indonesia.
“Pesan Bupati Sofyan Puhi, sebelum PENAS dimulai voucher ini harus sudah dimanfaatkan. Kami ingin bantuan ini menjadi modal awal bagi para pengemudi bentor agar dapat melayani masyarakat dan tamu yang datang dengan lebih optimal,” kata Tonny.
Ia menjelaskan, meningkatnya aktivitas masyarakat selama penyelenggaraan PENAS XVII akan membuka peluang ekonomi yang besar bagi para pengemudi bentor. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendongkrak pendapatan masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
Setiap penerima mendapatkan voucher senilai Rp250 ribu yang dapat ditukarkan untuk pembelian Pertalite di delapan SPBU yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Dengan harga Pertalite Rp10 ribu per liter, setiap pengemudi memperoleh alokasi setara 25 liter BBM.
Program tersebut disalurkan secara bertahap dan menyasar para pengemudi bentor yang telah melalui proses pendataan, verifikasi, dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah daerah.
Lebih dari sekadar bantuan bahan bakar, kebijakan ini menjadi simbol hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat kecil.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berupaya menjaga produktivitas sektor informal, memperkuat ekonomi rakyat, serta memastikan momentum PENAS KTNA XVII benar-benar menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo, Irawaty Usman, mengatakan program pemberian voucher BBM gratis merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku UMKM sektor transportasi
“Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mendukung pemberdayaan dan pengembangan UMKM, khususnya para pengemudi bentor dan ojek motor yang selama ini menjadi salah satu penopang mobilitas masyarakat dan penggerak ekonomi kerakyatan di daerah,”jelasnya
Selain membantu meringankan beban operasional, program ini juga dipersiapkan untuk mendukung kesiapan masyarakat dalam menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo. Sesuai arahan Bupati Gorontalo, bantuan ini diharapkan sudah dapat dimanfaatkan sebelum pelaksanaan PENAS dimulai.
Momentum nasional ini akan menghadirkan ribuan tamu dan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, para pengemudi bentor memiliki peran penting sebagai salah satu ujung tombak pelayanan transportasi masyarakat.
“Kami berharap bantuan voucher BBM gratis ini dapat meningkatkan produktivitas para pengemudi, memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga mereka,” harapnya
“Program ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku UMKM dalam membangun ekonomi kerakyatan yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo.”Tandasnya

























