Inovasi Digital dan Hilirisasi Biji Teratai Antar Desa Terbaik Provinsi ke Pentas Nasional
GORONTALO.garudapost.id — Desa Teratai, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai Juara I Lomba Desa Tingkat Provinsi Gorontalo berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Gorontalo. Capaian tersebut mengantarkan Desa Teratai menjadi desa wakil Provinsi Gorontalo pada ajang Lomba Desa Tingkat Nasional yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.
Keberhasilan itu menjadi cerminan tumbuhnya tata kelola pemerintahan desa yang semakin inovatif sekaligus memperlihatkan arah pembangunan desa di Kabupaten Gorontalo yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Kepala Desa Teratai, Rino S. Rauf, S.AP., mengatakan keberhasilan meraih predikat desa terbaik di tingkat provinsi merupakan hasil kerja bersama pemerintah desa, masyarakat, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui pembinaan yang berkelanjutan.
“Penilaian mencakup administrasi pemerintahan, pembangunan desa, hingga berbagai inovasi yang kami kembangkan. Salah satu yang menjadi unggulan adalah transformasi pelayanan publik berbasis digital, mulai dari administrasi kependudukan hingga Posyandu digital sehingga masyarakat dapat mengakses layanan secara lebih cepat, mudah, dan transparan,” ujar Rino usai melaporkan capaian tersebut kepada Bupati Gorontalo didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gorontalo, Dr. Sumanti Maku, Kamis (6/8/2026).
Tidak hanya mengedepankan digitalisasi pelayanan, Desa Teratai juga berhasil mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal menjadi produk bernilai tambah. Melalui inovasi pengolahan biji bunga teratai menjadi beragam produk pangan dan minuman, desa ini mampu menghadirkan model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang memanfaatkan kekayaan lokal sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Bagi tim penilai, inovasi tersebut menjadi salah satu keunggulan Desa Teratai karena mampu memadukan pelayanan publik modern dengan penguatan ekonomi kerakyatan. Pendekatan itu dinilai sejalan dengan semangat pembangunan desa yang berkelanjutan, yakni membangun tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rino menjelaskan, seluruh dokumen administrasi dan bahan penilaian untuk kompetisi tingkat nasional telah disampaikan melalui sistem daring Kemendagri sebelum batas akhir pengiriman.
“Seluruh persyaratan sudah kami lengkapi. Saat ini kami menunggu tahapan penilaian dari tim nasional. Kami berharap Desa Teratai dapat memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama baik Kabupaten Gorontalo dan Provinsi Gorontalo di tingkat nasional,” katanya.
Keikutsertaan Desa Teratai di tingkat nasional menjadi bukti bahwa desa-desa di Kabupaten Gorontalo terus berkembang menjadi pusat inovasi. Digitalisasi pelayanan, penguatan kelembagaan, serta pengembangan potensi ekonomi lokal menjadi fondasi yang memperkuat daya saing desa sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berdaya saing, maju, dan berkelanjutan.

















