Penyematan Baret Teguhkan Jiwa Korsa Lima PNS Lapas Saparua

Minggu, 5 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Saparua/Kanwil Ditjenpas Maluku, Lima Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua resmi menerima penyematan baret yang dipimpin langsung Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, disaksikan seluruh jajaran pejabat struktural dan pegawai. Prosesi tersebut menjadi puncak pembinaan sekaligus penanda kesiapan lima PNS dalam mengemban tugas sebagai petugas pemasyarakatan setelah menyelesaikan seluruh tahapan yang telah ditentukan, Sabtu (04/07/2026).

Sebelum menerima baret, kelima peserta diwajibkan menyelesaikan long march sejauh 6 kilometer dengan melewati empat pos pengujian. Pada setiap pos, peserta menghadapi materi halang rintang, Peraturan Baris Berbaris (PBB), pemahaman Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan, hingga kesamaptaan jasmani. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk membentuk ketahanan fisik, mental, disiplin, kemampuan mengambil keputusan, serta memperkuat kekompakan sebagai bekal menjalankan tugas pengamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan baret secara simbolis kepada lima PNS yang telah dinyatakan lulus seluruh tahapan pembinaan. Momen tersebut menjadi simbol kepercayaan sekaligus peneguhan komitmen untuk menjalankan tugas dengan disiplin, profesional, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas III Saparua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memasuki Pos 4 sebagai tahapan terakhir, Koordinator Pos 4, S.J. Sinay, memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap menjaga semangat hingga garis akhir. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian latihan harus menjadi bekal untuk menghadapi tantangan tugas yang sesungguhnya.
“Kalian sudah melewati semua proses sampai di titik ini. Jangan berhenti hanya karena garis akhir sudah dekat. Setelah baret disematkan, kalian membawa nama satuan. Tunjukkan bahwa kalian pantas dipercaya dan jangan pernah meninggalkan disiplin,” ujarnya.

Dalam arahannya, Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, menekankan bahwa pembaretan bukan sekadar seremoni penyematan atribut, melainkan momentum untuk mempertegas jati diri seorang petugas pemasyarakatan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, serta jiwa korsa dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Baret ini bukan sekadar atribut. Ini adalah simbol kepercayaan dan tanggung jawab. Pakailah dengan bangga, tetapi buktikan melalui tindakan bahwa kalian layak menyandangnya. Jaga integritas, disiplin, dan nama baik institusi dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu peserta pembaretan, M. F. Kaisupy, mengaku seluruh rangkaian kegiatan menjadi pengalaman berharga yang menguji kemampuan fisik maupun mental. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama pembinaan dapat terus dipertahankan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Jujur, kami sangat capek menjalani seluruh rangkaian kegiatan, terutama saat menyelesaikan long march sejauh 6 kilometer dan setiap materi di pos-pos pengujian. Namun semua rasa lelah itu terbayarkan ketika baret hitam ini resmi disematkan. Saya sangat bersyukur dan bangga bisa menyelesaikan pembaretan ini bersama rekan-rekan. Semoga kekompakan yang telah kami bangun tetap terjaga, rasa tanggung jawab kami sebagai insan Pemasyarakatan semakin kuat, dan kami dapat menjalankan tugas dengan penuh disiplin, profesional, serta menjaga nama baik Lapas Kelas III Saparua di mana pun kami mengabdi,” ujarnya.

Kegiatan pembaretan ini diharapkan semakin memperkuat disiplin, jiwa korsa, dan profesionalisme para PNS dalam mengemban tugas sebagai insan Pemasyarakatan di Lapas Kelas III Saparua.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bapas Saumlaki Hadirkan Kepedulian Nyata Melalui Aksi Gotong Royong Bersihkan Lokasi Pembangunan Gereja
Perkuat Pengawasan Digital, Kanwil Ditjenpas Maluku Optimalkan Trans Siberpas
Tuntaskan Target Monev dari Kanwil Ditjenpas Maluku, Lapas Namlea Buktikan Progresif Kinerja
Lapas Piru Panen Perdana 1.079 Mangga Hasil Kebun Produktif
Wamen Imipas Tekankan Penguatan Kinerja,Kanwil Ditjenpas Maluku Perkuat Komitmen
Evaluasi Kinerja hingga Oktober 2026, Bapas Saumlaki Perkuat Komitmen Capai Target dan Tingkatkan Akuntabilitas
Matangkan Persiapan Hari Bakti Kemenimipas Ke-2, Lapas Bandanaira Bentuk Panitia Pelaksana
Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan, Rutan Ambon Hasilkan Podium Upacara Melalui Program Pembinaan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05

Bapas Saumlaki Hadirkan Kepedulian Nyata Melalui Aksi Gotong Royong Bersihkan Lokasi Pembangunan Gereja

Rabu, 4 November 2026 - 19:01

Perkuat Pengawasan Digital, Kanwil Ditjenpas Maluku Optimalkan Trans Siberpas

Rabu, 4 November 2026 - 17:41

Tuntaskan Target Monev dari Kanwil Ditjenpas Maluku, Lapas Namlea Buktikan Progresif Kinerja

Rabu, 4 November 2026 - 17:37

Lapas Piru Panen Perdana 1.079 Mangga Hasil Kebun Produktif

Rabu, 4 November 2026 - 17:33

Wamen Imipas Tekankan Penguatan Kinerja,Kanwil Ditjenpas Maluku Perkuat Komitmen

Berita Terbaru

Kabupaten Bone Bolango

Kejati Gorontalo Resmi Buka 15 Layanan Publik Gratis dan Konsultasi Hukum

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:18