Garudapost.id-Geser/Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser turut mengambil bagian dalam upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026 yang digelar oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Geser, Kamis (17/09). Upacara yang dipusatkan di halaman Kantor UPP Kelas III Geser ini mengusung semangat sinergitas dan solidaritas antarinstansi, aspek pelayanan serta keselamatan transportasi laut di wilayah Kecamatan Seram Timur. Selain memperingati hari bersejarah insan perhubungan, momentum ini juga dirangkaikan dengan aksi kemanusiaan berupa tabur bunga dan doa bersama untuk menghormati para korban musibah tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Minggu (13/09) lalu.
Upacara bendera berjalan dengan penuh khidmat di bawah pimpinan Kepala UPP Geser, Iwan Suatkap, selaku inspektur upacara. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, bersama jajaran pejabat struktural dan staf yang menjadi bukti nyata komitmen Lapas Geser dalam mendukung kolaborasi lintas sektor. Selain itu, juga hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Seram Timur serta berbagai instansi vertikal, di antaranya personel Koramil Geser, Polsek Seram Timur, Raja Negeri Geser, Suilani Kelian, Staf BMKG Seram Bagian Timur di Geser, Jajaran UPTD Seram Timur, perwakilan KUA Seram Timur, hingga civitas akademika STAI Seram Timur.
Seusai upacara, seluruh peserta bergerak bersama menuju Pelabuhan Geser. Di tepi dermaga, suasana haru dan belasungkawa menyelimuti prosesi tabur bunga yang dilakukan oleh perwakilan pimpinan instansi dan diikuti seluruh petugas. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk para korban kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin. Pembacaan doa ini dipimpin oleh penyuluh agama KUA Seram Timur, Ibrahim Rumonin. Aksi ini menjadi simbol duka mendalam sekaligus bentuk empati kolektif dari seluruh instansi dan masyarakat di wilayah Geser atas tragedi kemanusiaan tersebut.
Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menegaskan bahwa kehadiran jajarannya merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus penguatan hubungan kerja sama antarinstansi di wilayah Seram Timur. Beliau berharap momentum Harhubnas ini dapat menjadi jembatan untuk mempererat koordinasi demi pelayanan publik yang lebih optimal di masa depan. Sinergi yang erat ini juga dibersamai dengan rasa duka yang mendalam atas tragedi maritim yang baru saja terjadi. Nober menekankan komitmen penuh Lapas Geser untuk terus mendukung keselamatan transportasi serta menjaga keharmonisan hubungan kerja antarlembaga di wilayah Geser.
“Kami hadir tidak hanya untuk mendukung dan memberikan apresiasi kepada rekan-rekan insan perhubungan pada hari jadi mereka, tetapi juga untuk bersama-sama memohon doa bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah laut. Kami keluarga besar Lapas Geser merasa bahwa musibah tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 adalah duka bersama. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ikhlas dan ketabahan, dan almarhum maupun almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. Sinergitas dan rasa kemanusiaan di Geser akan terus kita rawat dan jaga demi pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutur Nober Hasanda.
Di tempat yang sama, Kepala UPP Geser, Iwan Suatkap, mengapresiasi kehadiran seluruh elemen jajaran instansi daerah dan menegaskan kembali pentingnya prioritas keselamatan dalam transportasi laut.
“Harhubnas bukan sekadar perayaan rutin tahunan, melainkan momentum pengingat bagi kita semua akan pentingnya aspek keselamatan dan peningkatan pelayanan dari insan perhubungan. Aksi tabur bunga ini adalah bentuk penghormatan serta empati mendalam kita atas insiden kecelakaan laut, khususnya bagi para korban tragedi KMP Virgo Transport 8,” ungkap Iwan Suatkap.
Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, menambahkan bahwa keterlibatan jajaran pemasyarakatan dalam agenda ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan sinergi antarinstansi vertikal di daerah. “Melalui momen yang penuh khidmat ini, kami berharap koordinasi dan rasa kekeluargaan antarinstansi di wilayah Geser menjadi semakin solid. Momentum ini juga terasa sangat mendalam bagi kami. Aksi tabur bunga dan doa bersama di Pelabuhan Geser ini sekaligus menjadi ruang untuk memanjatkan doa terbaik bagi saudara-saudara kita yang mengalami musibah transportasi laut,” ungkap Alhamid.
Salah satu petugas Lapas Geser yang berkesempatan mengikuti prosesi tersebut, Ahmat N. Fauzy Payapo, mengungkapkan rasa haru dan belasungkawa yang mendalam saat menaburkan bunga ke laut. “Secara pribadi, saya merasa sangat tersentuh dapat ikut serta melarungkan bunga secara langsung. Doa terbaik kami panjatkan untuk para korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, dan momen ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan di setiap lini pelayanan transportasi,” ujar Fauzy.
Sebagai penutup, seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Harhubnas ke-55 di Geser ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara pimpinan instansi dan seluruh peserta upacara. Momen ini menjadi simbol nyata dari soliditas, sinergitas, dan komitmen kuat dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima di wilayah Seram Timur, sekaligus mendukung konektivitas serta keselamatan transportasi nasional.


























