Polri Tanam Serentak Bawang Putih di 14 Daerah di Jabar

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur – Polri melaksanakan penanaman serentak bawang putih di 14 daerah di Jawa Barat sebagai bagian dari program Asta Cita yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama kemandirian bangsa. Kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penanaman bawang putih tersebut dilaksanakan dengan memanfaatkan potensi lahan pertanian di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Cianjur. Para petani di wilayah Cianjur Utara turut dilibatkan dalam pelaksanaan program tersebut sebagai upaya mendorong peningkatan produksi bawang putih sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Program tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penanaman bawang putih, panen raya, sekaligus ground breaking Gudang Ketahanan Pangan Polri. Secara nasional, kebutuhan bawang putih mencapai lebih dari 600 ribu ton setiap tahun, sementara sekitar 95 persen kebutuhan tersebut masih bergantung pada impor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., mengatakan Polri terus mengambil langkah konkret untuk mendukung arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

“Seperti yang selalu disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto, ketahanan pangan merupakan kunci kemandirian bangsa. Dengan swasembada, kita bukan hanya memenuhi kebutuhan rakyat, tetapi juga memperkuat martabat Indonesia. Maka dari itu, Polri bergerak untuk menyukseskan Asta Cita swasembada, salah satunya melalui komoditas bawang putih,” ujar dia, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, upaya pengembangan bawang putih tersebut telah dimulai sejak 2025 melalui kerja sama dengan kelompok tani. Hingga 2026, kerja sama tersebut telah mencapai total luas lahan 948 hektare dengan capaian panen basah sebesar 9.480 ton.

“Sebanyak 14 Polda dengan 59 Polres telah berpartisipasi aktif dalam program ini. Total lahan yang telah ditanam mencapai 279,53 hektare dengan estimasi hasil panen sebesar 2.795,4 ton,” katanya.

Wakapolri menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan di Sembalun, Lombok Timur, menjadi salah satu rangkaian utama program tersebut. Di lokasi tersebut dilakukan penanaman bawang putih pada lahan seluas 120 hektare, panen raya pada lahan 105 hektare, sekaligus ground breaking Gudang Ketahanan Pangan Polri.

Gudang tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai fasilitas penyimpanan dan penjemuran bawang putih guna menjaga kualitas hasil panen sekaligus mendukung stabilitas pasokan.

Sementara itu, di wilayah Polda Jawa Barat, penanaman bawang putih secara serentak dilaksanakan pada lahan seluas 44,58 hektare dengan potensi hasil panen mencapai 445,8 ton.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., mengatakan dalam pelaksanaan budidaya bawang putih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperhatikan, di antaranya keterbatasan sumber daya manusia, ketersediaan bibit, serta ketersediaan air.

Untuk mengatasi keterbatasan sumber daya manusia, Polri menyiapkan 25 orang dalam tim riset kolaboratif yang melibatkan Bakomsus Pertanian, personel Polri, kelompok tani, mahasiswa, dan ahli pertanian.

“Tim ini akan mempelajari bibit, karakteristik lahan, dan pola budidaya yang hasilnya akan ditransfer kepada kelompok tani dan para mitra di Jawa Barat,” kata dia.

Dalam hal ketersediaan bibit, Polri juga memperoleh dukungan sebanyak 1 ton bibit dari PTPN serta melalui swadaya. Ke depan, kolaborasi dengan dinas pertanian dan mitra strategis akan terus diperkuat, termasuk melalui pengembangan konsep green house pembibitan untuk meningkatkan ketersediaan dan kemandirian bibit secara berkelanjutan.

Sementara untuk mengatasi kendala ketersediaan air, khususnya pada musim kemarau, akan dilakukan pipanisasi serta penyiapan sarana pengairan di sejumlah lokasi budidaya.

“Dengan sarana prasarana yang juga dibangun, diharapkan budidaya bawang putih ini dapat berkelanjutan secara optimal,” pungkasnya.

Melalui program tersebut, Polri bersama pemerintah daerah, kelompok tani, dan berbagai mitra strategis terus mendorong peningkatan produksi bawang putih dalam negeri. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus mendukung terwujudnya swasembada bawang putih sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

IIRIS and Embassy of Indonesia Celebrate Independence Day in Islamabad
Malam Penuh Kehangatan, Pemkab Pemalang Gelar Resepsi HUT RI ke-81 dengan Semangat Kebersamaan
Peluit Akhir Dibunyikan PORSENAP Rutan Pemalang Resmi Rampung Dengan Sorak Sorai Juara
Fenemena Bisu Massal Melanda Puluhan Guru dan Siswa SMPN 1 Petarukan,Ini Penjelasan Kepala Sekolah
Polres Tegal Jadi Ruang Belajar Kepemimpinan Serdik Sespimmen Polri
Polisi Dan Damkar Padamkan Kebakaran Rumput Kering Di Slawi Kulon
Kapolres Tegal Bersama PJU Dan Personel Bagikan Bendera Merah Putih Di Depan Mapolres Tegal
Kapolres Tegal Hadiri Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Di Kabupaten Tegal
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:46

Polri Tanam Serentak Bawang Putih di 14 Daerah di Jabar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55

IIRIS and Embassy of Indonesia Celebrate Independence Day in Islamabad

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:54

Malam Penuh Kehangatan, Pemkab Pemalang Gelar Resepsi HUT RI ke-81 dengan Semangat Kebersamaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:57

Peluit Akhir Dibunyikan PORSENAP Rutan Pemalang Resmi Rampung Dengan Sorak Sorai Juara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55

Fenemena Bisu Massal Melanda Puluhan Guru dan Siswa SMPN 1 Petarukan,Ini Penjelasan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Uncategorized

Polri Tanam Serentak Bawang Putih di 14 Daerah di Jabar

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:46