Puting Beliung Mengamuk di Padang Mutung, Dua Warung Milik Anggota Media “Rata dengan Tanah”

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id |KAMPAR – Suasana tenang di Dusun Simpang Kare, Desa Padang Mutung, mendadak berubah mencekam pada Senin sore (6/4). Angin puting beliung berkekuatan besar menerjang pemukiman warga sekitar pukul 17.00 WIB, meluluhlantakkan tempat usaha milik warga.

Salah satu korban terdampak parah adalah Pak Mulyono, yang juga merupakan anggota aktif dari media garudapost.id. Saat kejadian, Pak Mulyono sedang berada di rumah sekaligus mengelola warung miliknya.

Hantaman angin kencang terjadi begitu cepat. Tanpa ampun, pusaran angin menyapu bersih dua unit warung yang menjadi sumber mata pencaharian keluarga. Adapun dua tempat usaha yang terdampak total adalah:

Warung Sate KA Gadi (Milik kakak dari Pak Mulyono)

Warung Pisang Krispi (Milik Pak Mulyono)

Kondisi kedua warung tersebut dilaporkan habis bersih akibat terjangan angin. Meski bangunan fisik mengalami kerusakan total, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.

Respon Cepat Aparat Desa dan Keamanan

Mendengar kabar musibah tersebut, jajaran aparat setempat langsung turun ke lokasi untuk meninjau keadaan dan memberikan dukungan moral kepada korban.

Kepala Desa Padang Mutung beserta jajaran perangkat desa.

Bhabinkamtibmas Kabupaten Kampar, Kecamatan Kampar.

Kehadiran pihak desa dan kepolisian di RT 01 RW 01 ini bertujuan untuk mendata kerugian materi serta memastikan situasi di lingkungan sekitar tetap kondusif pasca-bencana.

“Alhamdulillah, meski warung kami habis tak tersisa, kami sekeluarga masih diberi keselamatan tanpa luka sedikit pun,” ujar salah satu pihak keluarga dengan nada tegar.

Saat ini, warga setempat bergotong-royong membantu membersihkan puing-puing sisa bangunan yang berserakan.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang belakangan ini sering melanda wilayah Kampar.

Semoga Pak Mulyono dan keluarga diberikan ketabahan dan dapat segera bangkit kembali untuk membuka usahanya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Pekalongan Kawal Ketat Audiensi Pemuda Desa Sembungjambu, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif
Polres Jepara Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima
.Wakapolres Tegal Hadiri Pelepasan Jamaah Calon Haji Kabupaten Tegal Tahun 2026
Viral.! Kabupaten Tegal. Banyak bermunculah tanah pertanian jadikan zona kaplingan. 
Pemukiman warga akibat tanah bergerak desa Padasari , HUNTARA, sangat mewah.
Kisah mbah imam yang sempat hilang di Argosuka Banjarnegara dan kini di temukan warga di hutan
Bendungan Cipero Jebol, Warga Desak Perbaikan Segera untuk Antisipasi Banjir
Warga Desa Luwi Jawa Murka, Ketua BUMDes Didemo Massal

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:43

Polres Pekalongan Kawal Ketat Audiensi Pemuda Desa Sembungjambu, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Selasa, 14 April 2026 - 15:25

Polres Jepara Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima

Selasa, 14 April 2026 - 15:16

.Wakapolres Tegal Hadiri Pelepasan Jamaah Calon Haji Kabupaten Tegal Tahun 2026

Selasa, 14 April 2026 - 12:59

Viral.! Kabupaten Tegal. Banyak bermunculah tanah pertanian jadikan zona kaplingan. 

Selasa, 14 April 2026 - 11:39

Pemukiman warga akibat tanah bergerak desa Padasari , HUNTARA, sangat mewah.

Berita Terbaru

Sumatra Utara

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:49

Sumatra Utara

Wabup Toba Ajak Seluruh Kader DPC PKB Toba Berpolitik Santun

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:38