Razia Gabungan Lapas Palu Sita 6 HP dan Sajam Rakitan, 70 Orang Dites Urine Hasilnya Semua Negatif

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULTENG, GarudaPost.id – Palu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu menggelar razia gabungan, tes urine, serta penguatan pengawasan pada Jumat (08/05/2026). Langkah tegas ini merupakan wujud dukungan terhadap Program Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan (Halinar).

 

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Makmur bersama jajaran ini turut melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Sasaran penggeledahan meliputi Blok Hunian 5, 6, 7, dan 8 sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

 

Dari hasil penggeledahan menyeluruh, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang berpotensi mengancam keamanan. Barang bukti yang ditemukan antara lain 6 unit telepon genggam (handphone), 3 gulung kabel, 3 cas handphone, 2 terminal listrik, 9 sendok, 3 pisau rakitan, 1 gunting, dan 1 cutter. Seluruh barang tersebut langsung diamankan oleh pihak lapas untuk segera dimusnahkan.

 

Selain melakukan razia di blok hunian, petugas juga menggelar tes urine secara acak terhadap penghuni dan petugas lapas. Sebanyak 40 warga binaan dan 30 pegawai Lapas Palu menjalani pemeriksaan. Hasilnya, seluruh sampel tes urine menunjukkan hasil negatif dari penyalahgunaan narkoba.

 

Kalapas Makmur menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusinya dalam memperkuat pengawasan. Ia bertekad untuk menjaga Lapas Kelas IIA Palu tetap steril dari peredaran barang terlarang, khususnya handphone dan narkotika.

 

“Kegiatan ini adalah komitmen kami untuk memperkuat pengawasan dan memastikan Lapas Palu tetap bersih dari barang-barang terlarang,” ujar Makmur.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memberikan penekanan pada aspek konsistensi. Ia menegaskan bahwa razia dan pengawasan semacam ini tidak bisa hanya dilakukan sekali waktu, melainkan harus berkelanjutan demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik ilegal.

 

Dengan nihilnya temuan narkoba pada tes urine serta penyitaan berbagai benda berbahaya, Lapas Kelas IIA Palu membuktikan bahwa deteksi dini dan pengawasan ketat menjadi kunci utama dalam menekan potensi gangguan keamanan di dalam lapas.

 

 

( Syaiful )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perangi HALINAR, Lapas Palu Kompak Ucapkan Ikrar Bersih dari Narkoba dan HP Ilegal
Bupati Morowali Resmi Tutup Turnamen IBR Cup I: Momentum Sportivitas dan Persiapan Atlet Menuju Porprov
Sinergi LPKA Palu & APH: Razia Gabungan Sterilkan Narkoba
Sulap Plastik Jadi Solar, Babinsa Ini Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah
Ribuan Penonton Padati Final IBR Cup I, Bupati Morowali Beri Motivasi Atlet Muda
Hj. Arnila H. Moh. Ali dan Komisi III menumpangi KM Dharma Kencana V dari Donggala diapresiasi sebagai teladan pengetatan perjalanan dinas
Lapas Palu Musnahkan Barang Bukti Hasil Razia, Kanwil Sulteng Tegaskan Komitmen Zero HALINAR
Jemaah Haji Morowali Ucap Terima Kasih atas Bantuan Rp100 Juta dari Bupati
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:55

Perangi HALINAR, Lapas Palu Kompak Ucapkan Ikrar Bersih dari Narkoba dan HP Ilegal

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:52

Razia Gabungan Lapas Palu Sita 6 HP dan Sajam Rakitan, 70 Orang Dites Urine Hasilnya Semua Negatif

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:25

Bupati Morowali Resmi Tutup Turnamen IBR Cup I: Momentum Sportivitas dan Persiapan Atlet Menuju Porprov

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:22

Sinergi LPKA Palu & APH: Razia Gabungan Sterilkan Narkoba

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:35

Sulap Plastik Jadi Solar, Babinsa Ini Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah

Berita Terbaru