Rutan Ambon Mulai Kembangkan Budidaya Ayam Petelur untuk Perkuat Pembinaan

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Ambon/Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon mulai mengembangkan budidaya ayam petelur dengan memanfaatkan sebanyak 61 bibit ayam petelur sebagai langkah mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Program ini menjadi bagian dari upaya Rutan Ambon dalam mendorong kegiatan produktif yang memiliki nilai manfaat serta berpotensi menghasilkan sumber pangan berupa telur. Senin (19/10)

Pengembangan budidaya ayam petelur ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk mengenal dan mempraktikkan keterampilan di bidang peternakan. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan dapat memperoleh pengalaman mengenai pemeliharaan ayam, pemberian pakan, perawatan ternak, hingga menjaga kebersihan kandang agar ayam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Meta Putra, terus mendorong pengembangan program pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan budidaya ayam petelur tidak hanya berpotensi mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui pengembangan budidaya ayam petelur ini, kami berharap dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan. Kami ingin program pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Ambon memiliki manfaat nyata, sehingga warga binaan dapat memperoleh pengalaman dan bekal untuk menjadi lebih mandiri ke depannya,” ungkap Meta Putra.

Kasubsi Bimbingan Kerja Rutan Ambon, Ode Ena, menjelaskan bahwa pengembangan budidaya ayam petelur merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang diarahkan pada kegiatan produktif. Dengan dimulainya pemeliharaan 61 bibit ayam petelur, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk mempelajari proses beternak serta memahami pentingnya perawatan ternak secara rutin dan bertanggung jawab.

“Budidaya ayam petelur ini menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk mempelajari keterampilan baru di bidang peternakan. Dalam prosesnya, diperlukan kedisiplinan, ketekunan, dan tanggung jawab agar ayam dapat dipelihara dengan baik. Kami berharap kegiatan ini dapat berkembang dan memberikan manfaat, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun sebagai bekal keterampilan bagi warga binaan,” jelas Ode Ena.

Sementara itu, salah satu warga binaan, Domy, menyambut baik pengembangan budidaya ayam petelur tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mempelajari hal baru sekaligus mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif dan bermanfaat.

“Saya senang dengan adanya kegiatan budidaya ayam petelur ini karena kami bisa belajar cara merawat dan memelihara ayam dengan baik. Dari kegiatan ini, kami juga belajar untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab. Harapannya, keterampilan yang kami dapatkan bisa berguna ketika nanti kembali ke masyarakat,” ungkap Domy.

Selain berorientasi pada peningkatan keterampilan, pengembangan ayam petelur juga menjadi salah satu langkah Rutan Ambon dalam mendukung ketahanan pangan. Sebanyak 61 bibit ayam petelur yang mulai dikembangkan diharapkan dapat menjadi potensi produksi telur yang bermanfaat setelah ayam memasuki masa produksi. Pengelolaan yang baik dan berkelanjutan menjadi bagian penting untuk mendukung keberhasilan program tersebut.

Melalui kegiatan ini, Rutan Ambon berupaya menghadirkan pembinaan kemandirian yang tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat produktivitas warga binaan. Program ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat.

Rutan Ambon berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan kemandirian yang inovatif dan berkelanjutan. Melalui budidaya ayam petelur, Rutan Ambon berharap dapat mengoptimalkan potensi yang ada sekaligus memperkuat dukungan terhadap ketahanan pangan dan mewujudkan pembinaan pemasyarakatan yang produktif serta bermanfaat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Kesadaran Perawatan Diri,Pegawai Kanwil Ditjenpas Bali Ikuti Pemeriksaan Kulit
Cegah Hal yang Tidak Diinginkan, Lapas Kelas III Dobo Konsisten Laksanakan Razia Rutin
Evaluasi Bukan Sekadar Angka, Bapas Saumlaki Perkuat Komitmen Kinerja dan Akuntabilitas Pemasyarakatan
Gelar Siraman Rohani, Lapas Geser dan KUA Seram Timur Perkuat Spiritual Warga Binaan
Sinergi Pemenuhan Layanan Kesehatan, Lapas Geser Terima Bantuan Obat-Obatan dari Dinkes SBT
Wujud Syukur Turunnya Hujan, Warga Binaan Lapas Wahai Gelar Yasinan dan Ibadah Virtual
Sinar Harapan di Lapas Geser: Lewat Pembinaan Hijaiyah dan Tadarus, Warga Binaan Temukan Arah Baru Kehidupan
Rutan Majene Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Lewat Sosialisasi Kelayan Binter
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:17

Tingkatkan Kesadaran Perawatan Diri,Pegawai Kanwil Ditjenpas Bali Ikuti Pemeriksaan Kulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:08

Rutan Ambon Mulai Kembangkan Budidaya Ayam Petelur untuk Perkuat Pembinaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:44

Cegah Hal yang Tidak Diinginkan, Lapas Kelas III Dobo Konsisten Laksanakan Razia Rutin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:39

Evaluasi Bukan Sekadar Angka, Bapas Saumlaki Perkuat Komitmen Kinerja dan Akuntabilitas Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:48

Gelar Siraman Rohani, Lapas Geser dan KUA Seram Timur Perkuat Spiritual Warga Binaan

Berita Terbaru