KARAWANG|Garudapost.id – Persoalan banjir dan tuntutan pemberdayaan masyarakat kembali mencuat. Ratusan massa LSM Laskar NKRI menggelar aksi demonstrasi di depan PT Summit Adyawinsa Indonesia (SAI), Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Rabu (2/9/2026).
Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat yang menilai aspirasi mereka belum mendapatkan penyelesaian konkret dari pihak perusahaan.
Padahal, persoalan tersebut sebelumnya telah dibawa ke meja mediasi Komisi III DPRD Karawang pada 7 Juli 2026. Sehari setelahnya, Ketua Komisi III DPRD Karawang, Deddy Indrasetiawan, bahkan turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke PT SAI untuk melihat kondisi pintu air yang disebut warga berkaitan dengan persoalan banjir di lingkungan sekitar.
Namun, hingga aksi kembali digelar pada September ini, massa menilai belum ada solusi yang benar-benar menjawab keresahan masyarakat.
Dalam aksinya, LSM Laskar NKRI membawa dua tuntutan utama. Pertama, meminta perusahaan membongkar pintu air yang diduga menyebabkan air menggenangi permukiman warga ketika hujan deras.
Kedua, massa meminta PT SAI lebih serius memberdayakan masyarakat di sekitar perusahaan. Mereka menyebut selama kurang lebih tiga tahun, tuntutan terkait pemberdayaan masyarakat belum terealisasi sebagaimana yang diharapkan.

Aksi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah dilakukan komunikasi antara massa aksi dengan pihak perusahaan, sejumlah perwakilan demonstran akhirnya diperbolehkan masuk untuk mengikuti proses mediasi.
Sekitar pukul 12.00 WIB, massa membubarkan diri. Meski demikian, Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno, memastikan pihaknya belum menganggap persoalan tersebut selesai.
Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali bertemu dengan pihak yang memiliki kewenangan mengambil keputusan di perusahaan.
“Kita akan bertemu kembali dengan decision maker perusahaan. Kita berharap apa yang menjadi aspirasi masyarakat bisa diakomodir oleh manajemen PT SAI,” ujar Suparno.
Ia menegaskan, apabila pertemuan tersebut kembali tidak menghasilkan solusi yang diharapkan warga, LSM Laskar NKRI siap menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.
“Kalau tidak ada solusi, kita tidak akan main-main. Kita akan mengepung perusahaan dengan jumlah massa yang lebih besar,” tegasnya.
Sementara itu, persoalan PT SAI sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan dugaan persoalan perizinan dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
Dalam pembahasan sebelumnya di DPRD Karawang, Deddy Indrasetiawan menyampaikan bahwa Komisi III telah mengirimkan surat rekomendasi kepada pimpinan DPRD Karawang agar persoalan tersebut dapat dibahas lebih lanjut melalui rapat lanjutan di Komisi I.
Dengan kembali digelarnya aksi demonstrasi hari ini, masyarakat dan LSM Laskar NKRI meminta agar persoalan yang telah berulang kali disampaikan tersebut tidak berhenti pada mediasi, tetapi berujung pada solusi konkret.
Suganda
Penulis : Suganda
Editor : Redaksi Jabar




























