Garudapost.id-Saparua/Kanwil Ditjenpas Maluku, Lapas Kelas III Saparua menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, 12–14 Agustus 2026, dengan melibatkan pegawai, Warga Binaan, Ibu DWP, dan peserta Magang Kemnaker Batch I Gelombang 2 Tahun 2026, Jumat (14/08/2026).
Beragam perlombaan digelar, mulai dari Penalty Kick, E-Sport Ludo King, Kebersihan Kamar Hunian, hingga Seni Karaoke. Para peserta mengikuti setiap perlombaan dengan antusias dan tetap menjunjung sportivitas, sehingga suasana kegiatan berlangsung ramai dan penuh kebersamaan.
Kemeriahan Porseni turut dirasakan dalam lomba karaoke. Pegawai, Ibu DWP, Warga Binaan, dan peserta magang tampil menunjukkan kemampuan masing-masing. Dukungan dari peserta dan penonton membuat suasana perlombaan semakin hidup dan meriah.
Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, mengatakan kegiatan seni memiliki nilai lebih dalam proses pembinaan Warga Binaan. Menurutnya, seni dapat menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk mengekspresikan diri sekaligus membangun rasa percaya diri.
“Bagi kita di Lapas Saparua, seni bukan sekadar hiburan, melainkan menjadi salah satu alat rehabilitasi yang ampuh. Melalui lomba ini, saya ingin melihat dua hal, pertama ekspresi diri. Banyak Warga Binaan kami memiliki suara emas yang selama ini tertutup oleh stigma, dan hari ini adalah panggung bagi kalian untuk bersinar. Kedua, kekompakan dan sportivitas. Mari dukung rekan-rekan kalian dan nikmati kegiatan ini bersama,” tegasnya.
Peserta Magang Kemnaker, Salsabila Patty, turut mengapresiasi kemeriahan kegiatan. Menurutnya, antusiasme peserta sangat terasa selama perlombaan berlangsung.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa dan perlombaan juga berjalan sportif. Semangat dari Bapak Kalapas serta kerja keras panitia membuat seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan baik, aman, dan tertib,” ungkapnya.
Sementara itu, Warga Binaan berinisial RP yang turut menjadi peserta lomba karaoke mengaku sempat merasa gugup saat tampil. Namun, ia tetap menikmati kesempatan tersebut untuk menyalurkan bakat sekaligus ikut memeriahkan HUT RI.
“Iya, saya gugup juga waktu tampil, tapi seru bisa ikut lomba, menyalurkan bakat, sekaligus ikut memeriahkan HUT RI kali ini,” ujarnya.
Rangkaian Porseni menjadi ruang kebersamaan bagi pegawai, Warga Binaan, Ibu DWP, dan peserta magang. Selain menghadirkan kompetisi yang sportif, kegiatan ini juga menciptakan suasana positif serta mempererat kebersamaan seluruh unsur di lingkungan Lapas.
Dengan dukungan panitia dan antusiasme seluruh peserta, rangkaian Porseni Lapas Kelas III Saparua berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.



















