Siswi MI Hilang 4 Hari di Karawang Barat, Ditemukan Bersama Kekasih di Mekarjati

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, GarudaPost.id — Misteri hilangnya seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) asal Karawang Barat akhirnya terungkap setelah empat hari pencarian yang dilakukan keluarga bersama warga. Korban berinisial LZ (13) ditemukan pada Kamis pagi (21/5/2026) di wilayah Mekarjati bersama seorang remaja laki-laki berinisial SA (17), yang diketahui merupakan kekasihnya. Empat hari hilang bukan perkara sepele. Satu keluarga bisa tidak tidur, warga ikut mencari, sementara dua remaja malah menjalankan rencana pergi bersama seperti adegan drama yang sayangnya terlalu nyata.

 

Sebelumnya, korban sempat membuat panik keluarga setelah berpamitan berangkat sekolah pada Senin pagi. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah dan nomor handphone miliknya sudah tidak dapat dihubungi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga langsung melakukan pencarian ke berbagai lokasi dengan bantuan warga dan aparat desa. Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan dalam keadaan selamat di wilayah Mekarjati.

 

Dede, mewakili pihak keluarga, mengungkapkan bahwa setelah dimintai keterangan, keduanya diduga memang telah merencanakan pergi bersama sejak awal.

 

Pas ditanya-tanya setelah ketemu, ternyata mereka memang sudah ada rencana pergi bersama,ujarnya.

Pihak keluarga mengaku terkejut lantaran selama ini korban dikenal sebagai anak yang tidak memiliki masalah di lingkungan rumah maupun dengan kedua orang tuanya.

 

Karena korban masih berusia 13 tahun dan tergolong di bawah umur, keluarga kini berencana membawa persoalan tersebut ke jalur hukum guna proses lebih lanjut. Usia belasan tahun memang sering dipenuhi rasa penasaran dan emosi yang meledak-ledak, tetapi tetap saja, membuat satu kampung ikut cemas bukan bentuk petualangan yang layak ditiru.

 

Warga pun diimbau agar lebih memperhatikan aktivitas, pergaulan, dan komunikasi anak dalam kehidupan sehari-hari guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Facebook Comments Box

Penulis : (Suganda)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

P3A Makmur Tani Realisasikan Program P3ATGAI di Desa Lemahmakmur kecamatan Tempuran-kabupaten Karawang Jawa Barat.
SPANYOL TUMBANGKAN PRANCIS 2-0, PASTIKAN TIKET FINAL PIALA DUNIA 2026
Menkeu Purbaya Hadiri Manakiban dan Doa Bersama di Kediaman Abah K.H. Junaedi Al-Baghdadi, Mohon Doa serta Dukungan
Tiga Anak Tenggelam Saat Berenang di Kolam Perumahan Puri Raya Residence, Dua Meninggal Dunia.
Kontrakan Belum Dibayar Pemkab Lanny Jaya, Puluhan Mahasiswa Diusir dan Tinggal di Pondok Darurat
Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Bupati Majalengka Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres.
Disdik Papua Barat Mulai Salurkan Beasiswa Papua Barat Cerdas pada Agustus 2026, 1.950 Mahasiswa OAP Jadi Penerima
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:33

P3A Makmur Tani Realisasikan Program P3ATGAI di Desa Lemahmakmur kecamatan Tempuran-kabupaten Karawang Jawa Barat.

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:55

SPANYOL TUMBANGKAN PRANCIS 2-0, PASTIKAN TIKET FINAL PIALA DUNIA 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:13

Menkeu Purbaya Hadiri Manakiban dan Doa Bersama di Kediaman Abah K.H. Junaedi Al-Baghdadi, Mohon Doa serta Dukungan

Rabu, 15 Juli 2026 - 01:33

Tiga Anak Tenggelam Saat Berenang di Kolam Perumahan Puri Raya Residence, Dua Meninggal Dunia.

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:51

Kontrakan Belum Dibayar Pemkab Lanny Jaya, Puluhan Mahasiswa Diusir dan Tinggal di Pondok Darurat

Berita Terbaru