Sangihe, – Suasana hangat menyelimuti Kampung Belengang, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pasca penetapan calon Kepala Desa tahun ini. Stefa Antarani, kelahiran 23 September 1986, resmi berdiri di barisan pencalonan dengan nomor urut 1.
Dari total empat calon yang berlaga, kehadiran Stefa menjadi warna tersendiri: ia adalah satu-satunya tokoh perempuan yang turut mengajukan diri membawa perubahan bagi kampung halamannya. Bukan langkah yang diambil secara tiba-tiba. Selama ini, nama Stefa sudah tak asing di telinga warga—ia kerap hadir membantu menyelesaikan permasalahan warga, berbaur tanpa sekat, dan mendengarkan keluh kesah tetangga-tetangganya dalam keseharian.
Berbekal jejak rekam dan pengalaman berorganisasi serta berpolitik, Stefa menyadari betul setiap kebutuhan yang sering luput dari perhatian di kampung ini. Keputusannya maju ke gelanggang politik desa sama sekali bukan ambisi pribadi semata.
Saya tidak datang mencari jabatan, melainkan mencari jalan untuk melayani lebih luas lagi. Segala keputusan terbaik ada di tangan masyarakat Belengang; merekalah yang paling tahu siapa yang siap bekerja keras untuk mereka,” ujar Stefa dengan kerendahan hati.
Bagi Stefa, setiap langkah yang diambil tak lepas dari doa dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa. Jika nanti rakyat menganugerahkan kepercayaan padanya, ia berjanji tak akan memihak kelompok tertentu saja. “Pemerintahan desa yang sehat adalah yang terbuka, bisa dipertanggungjawabkan, mengundang suara warga terdengar, dan senantiasa berjalan di atas aturan yang berlaku. Itulah pondasi yang akan saya pegang teguh jika dipercaya memimpin,” tegasnya.
Semua pihak berharap pelaksanaan Pilkades Kampung Belengang berjalan penuh persaudaraan, tanpa kegaduhan, serta kelahirannya pemimpin yang benar-benar setia pada amanah rakyat.(Rc)

















