Garudapost.id-Saumlaki/Peserta Magang Hub Batch III Program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saumlaki mempresentasikan serangkaian program inovasi yang dirancang untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan program pemagangan dan mendorong kontribusi nyata bagi satuan kerja, Rabu (10/04).
Kegiatan presentasi dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Saumlaki, Agung Wibowo, didampingi para pejabat struktural, serta berlangsung secara terstruktur dengan sesi paparan dan tanya jawab untuk mengevaluasi kelayakan setiap inovasi.
Beberapa inovasi yang dipaparkan antara lain: pengembangan website company profile bernama “LASKI” dari divisi Pengelola Kepegawaian, pembuatan spanduk pelayanan integrasi dan remisi oleh divisi Pengelola SDP, papan penghargaan sederhana untuk warga binaan disiplin dan aktif dari divisi Pengelola Pembinaan Kepribadian, serta edukasi kesehatan terkait penyakit menular menggunakan media banner dari divisi Kesehatan.
Kepala Lapas Saumlaki, Agung Wibowo, yang turut menyaksikan langsung kegiatan, memberikan arahan dan apresiasi. “Pengalaman ini penting bagi Bapak/Ibu peserta magang. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh menjadi modal berharga saat melanjutkan ke tempat lain. Semoga pemaparan berjalan baik dan inovasi yang dihasilkan dapat memberi manfaat nyata bagi kantor. Terima kasih atas kerja keras Bapak/Ibu magang selama di Lapas Saumlaki,” ucap Agung
Setiap tim memaparkan urgensi inovasi, proses pelaksanaan, serta hasil yg dicapai dengan fokus pada bagaimana produk inovasi tersebut dapat meningkatkan pelayanan internal, transparansi informasi, dan dukungan terhadap program pembinaan warga binaan.
Perwakilan pejabat struktural sekaligus mentor peserta magang, Hendra Putuhena, menambahkan bahwa proses pembimbingan diarahkan untuk memastikan setiap inovasi mudah dioperasikan dan berkelanjutan. “Kami membantu penyempurnaan teknis dan tata kelola agar inovasi dapat diintegrasikan ke aktivitas kerja sehari-hari dan memberi dampak langsung pada peningkatan layanan,” ujar Hendra.
Salah seorang peserta magang, Rico Pattileamonia, menyampaikan, “Kegiatan ini memberi kesempatan bagi kami untuk menerapkan teori ke praktik nyata. Pengembangan ‘LASKI’ dan materi lain menjadi pengalaman berharga. Kami berharap kontribusi ini benar‑benar membantu peningkatan layanan di Lapas Saumlaki.”
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberi apresiasi atas inisiatif peserta magang. “Program magang yang mendorong inovasi praktis seperti ini memperkaya kapasitas satuan kerja. Saya mengapresiasi kreativitas dan upaya kolaboratif Lapas Saumlaki dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi generasi muda serta peningkatan layanan publik.” Jelas Ricky.
Melalui kegiatan ini, Lapas Saumlaki menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemagangan yang produktif, mendorong inovasi berkelanjutan, dan memperkuat kontribusi positif institusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

















